Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tes HIV Sistem CBS Diharapkan Dapat Diimplementasikan Maksimal

📅 Sabtu, 18 Mar 2023, 15:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tes HIV Sistem CBS Diharapkan Dapat Diimplementasikan Maksimal Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Advocacy Specialist JIP Timotius Hadi menjelaskan penerapan skema Community Based Screening (CBS) untuk pemeriksaan HIV/AIDS.

DEPOK - Jaringan Indonesia Positif (JIP) yang mendapatkan dukungan dari USAID melalui kegiatan Advocate for Health terus mendorong upaya penerapan skema Community Based Screening (CBS) untuk pemeriksaan tes HIV dapat diimplementasikan secara maksimal.

"Kami melakukan pendekatan ke komunitas, organisasi pelaksana CBS, penyedia layanan kesehatan termasuk dengan pemerintah selaku pemegang kebijakan dalam hal ini Dinas Kesehatan," kata Advocacy Specialist JIP Timotius Hadi dalam keterangannya, Sabtu (18/3).

Skrining HIV berbasis komunitas atau Community Based Screening (CBS) yakni Skrining HIV Mandiri melalui cairan air liur atau disebut oral fluid test (OFT).

Pelaksanaan skema CBS ini, lanjut Hadi, melibatkan lintas sektor terkait dari organisasi yang menyebarkan alat tes dan layanan kesehatan yang akan menerima tes konfirmasi (lanjutan).

"Kami terus membangun koordinasi dengan sektor terkait, untuk dapat memastikan ini dilakukan sesuai prosedur, kepastian logistik dan juga kesiapan komunitas. Kami tidak bekerja sendiri, kami bekerja sama dengan organisasi komunitas, organisasi pelaksana, dan dengan penyedia layanan," tutur Hadi.

Kementerian Kesehatan terus mendorong peningkatan angka temuan kasus baru HIV/AIDS. Salah satunya dilakukan melalui skrining HIV berbasis komunitas atau Community Based Screening (CBS) yakni Skrining HIV Mandiri melalui cairan air liur atau disebut oral fluid test (OFT).

Pengembangan strategi dalam meningkatkan temuan ini termaktub dalam kebijakan terbaru Kemenkes yakni Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 23 Tahun 2022 tentang Penanggulangan HIV, AIDS, dan Infeksi Menular Seksual.

CBS merupakan skema awal yang dapat dijalani oleh kelompok berisiko untuk mengetahui status HIV. Meski demikian, tetap harus dilakukan tes konfirmasi diagnosa dengan memeriksakan diri di layanan kesehatan.

Skema ini diprioritaskan bagi kelompok berisiko yang kesulitan mengakses layanan kesehatan karena terkendala faktor jarak, keterbatasan waktu, biaya transportasi, dan psikososial.

Tatalaksana CBS dilakukan dengan prosedur tertentu yang dipandu oleh penjangkau atau pendamping yang terlatih sehingga pelaksanaan CBS tetap terpantau dan terjamin akurasi serta kualitasnya.

"Prosedur CBS harus ada pendampingan. Bisa secara mandiri dengan pengawasanonlinemelaluivideo call. Sebelum dites harus puasa selama 30 menit. Pengambilan cairan air liur dilakukan dengan pengusapan di gusi atas atau bawah," kata Divisi Legal Jaringan Indonesia Positif (JIP)Made Adi Mantara ??????.

Ia mengatakan strategi CBS ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membongkar fenomena gunung es kasus HIV di Indonesia. Deteksi dini penting dilakukan bagi kelompok berisiko, ibu hamil, dan warga binaan lembaga pemasyarakatan.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kasus HIV per Juni 2022 telah ditemukan sebanyak 519.158 orang. Diketahui bahwa komitmen yang dicanangkan oleh pemerintah bersama negara-negara lain di tingkat global adalah minimal 95 persen dari perkiraan orang dengan HIV akan mengetahui status HIV-nya pada 2030.

"Indonesia belum mampu mencapai target tersebut. Oleh karena itu, CBS dilakukan sebagai salah satu strategi dalam meningkatkan temuan kasus baru HIV," kata Adi Mantara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan
    Preview komentar:
    Apakah layanan WhatsApp Bank Neo 24 jam? Ya, Layanan ...
  • Rumput Laut & Agar-agar RI Masuk AS Bebas Tarif Tambahan 10%
    Preview komentar:
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
  • Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
Megapolitan
Penyaluran Bantuan Sumur Bo...
Daerah
Melestarikan Budaya Lewat F...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.