Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mantan Pekerja Migran Saudi Sukses Berjualan Ayam Goreng di Sentra Kreasi ATENSI

📅 Jumat, 17 Mar 2023, 10:28 WIB | Oleh:
Mantan Pekerja Migran Saudi Sukses Berjualan Ayam Goreng di Sentra Kreasi ATENSI Doc: Kementerian Sosial Republik Indonesia
Ket. Nia Kurniasih (37) seorang pekerja migran di Arab Saudi sejak tahun 2019 kini sukses dengan usaha ayam goreng dengan Sentra Kreasi ATENSI (SKA) “Handayani” di Jakarta

Minyak di wajan penggorengan mulai panas. Perlahan, Nia Kurniasih (37) memasukkan potongan ayam berbumbu, satu demi satu.

Sembari menggoreng, Nia menyiapkan kotak-kotak nasi, lengkap dengan sambal dan lalapnya. Pesanan nasi pecel ayam sejumlah 6 kotak ini datang dari pegawai Kementerian Sosial di Salemba, Jakarta Pusat.

Tak lama setelah rampung pesanan, beberapa orang tampak lalu lalang. Jelang tengah hari, mereka memesan hidangan serupa pada warung gerobak Nia untuk mereka santap siang.

Begitu Nia menjalani kehidupan sehari-hari. Meladeni pelanggan yang memesan nasi sambal dengan beragam pilihan lauk dan lalapnya sedari pagi hingga siang hari. Tak hanya itu, Nia juga menerima pesanan berupa box catering dan olahan makanan lainnya.

Dari warung gerobaknya di Sentra Kreasi ATENSI (SKA) "Handayani" di Jakarta, wanita eks pekerja migran dari Arab Saudi ini mencukupi kebutuhan hidupnya beserta dua anaknya. Ketiganya tinggal di sebuah asrama yang disediakan sentra.

"Alhamdulillah, sejak kembali ke Indonesia pada Maret 2022 lalu, dan diajak tinggal di sentra, saya mampu mencukupi kebutuhan hidup saya dan dua anak saya di sini lewat usaha (kuliner) di SKA," kata wanita asal Banjar ini.

Semula, Nia merupakan seorang pekerja migran di Arab Saudi sejak tahun 2019. Kasus rudapaksa yang menimpa anak sulungnya, NM (15) oleh pamannya di Pangandaran semasa ia bekerja di luar negeri, memantapkan hatinya pulang ke Indonesia untuk merawat sendiri kedua putrinya.

"Suami saya meninggal tahun 2019, 7 bulan setelah saya bekerja di luar negeri. Sejak saat itu, 2 anak saya ikut keluarga almarhum suami saya di Pangandaran. Saya dengar kejadian yang dialami anak saya dari uwak (tante)nya," katanya mengisahkan.

Sebelumnya, kejadian yang menimpa anak sulung Nia direspon Menteri Sosial Tri Rismaharini. Mensos menjemput langsung kedua putri Nia ke Pangandaran untuk dibawa serta ke Sentra "Handayani" di Jakarta pada Februari 2022 lalu.

Di sentra, anak sulungnya diberikan pelayanan rehabilitasi sosial. Sementara, Nia diupayakan kepulangannya dari Arab Saudi pada Maret 2022. Sekembalinya ke Jakarta, ia lantas difasilitasi ruang dan modal usaha oleh Kemensos, serta diberikan pelatihan memasak.

"Pelatihan masak waktu itu di Sentra "Mulya Jaya" di Jakarta, selama 4 hari dari 20-23 Agustus 2022. Dilatih berbagai resep masakan, termasuk cara penyajiannya. Alhamdulillah sih, jadi dapat pengalaman dan ilmu-ilmu baru dari pelatihan memasak," katanya.

Dari pelatihan memasak itu, ibu dua anak ini kian menguasai berbagai resep makanan. Ia pun menerima pesanan segala jenis makanan dengan jumlah besar maupun kecil, mulai dari nasi kuning, bubur, sampai macam-macam rebusan.

Jumlah pesanan yang diterimanya pun, diakuinya, kian meningkat. "Ya, meskipun pelanggannya itu-itu aja, maksudnya dari pegawai sentra atau Kemensos sendiri, tapi jumlah pesanan yang masuk makin banyak dari waktu ke waktu," ucap dia.

Dibandingkan dengan pendapatannya saat kerja di Arab Saudi, ia menuturkan penghasilannya kini lebih stabil. "Dulu, awal saya kerja di luar (Arab Saudi) itu kalo dikonversikan dapetnya Rp3,6 juta/bulan, bisa lebih, bisa kurang, tergantung kursnya saat itu," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.