Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IAEA: 2,5 Ton Uranium Hilang dari Situs di Libya

📅 Kamis, 16 Mar 2023, 10:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
IAEA: 2,5 Ton Uranium Hilang dari Situs di Libya Doc: AFP
Ket. Direktur Jenderal International Atomic Energy Agency Rafael Grossi, berbicara kepada wartawan usai pertemuan dewan gubernur IAEA di Vienna, Austria, 16 November 2022.

VIENNA - Badan nuklir PBB mengatakan pada Rabu (15/3), sekitar 2,5 ton uranium alam telah hilang dari sebuah situs di Libya.

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi mengatakan kepada negara-negara anggotanya bahwa 10 drum berisi konsentrat bijih uranium "tidak ada seperti yang dinyatakan sebelumnya" di lokasi di Libya.

IAEA akan melakukan kegiatan lebih lanjut "untuk mengklarifikasi keadaan penghilangan bahan nuklir dan lokasinya saat ini", katanya dalam sebuah pernyataan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut di situs tersebut.

Libya pada 2003 telah meninggalkan program untuk mengembangkan senjata nuklir di bawah mantan diktator Muammar Kadhafi yang lama berkuasa.

Negara Afrika Utara itu terperosok dalam krisis politik sejak jatuhnya Gaddafi pada 2011, dengan pembentukan sejumlah milisi menentang aliansi-aliansi yang didukung kekuatan asing.

Negara itu tetap terbagi antara pemerintah sementara di ibu kota Tripoli di barat, dan satu lagi di timur yang didukung oleh orang kuat militer Khalifa Haftar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.