Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pencegahan Korupsi Dukung Pemerataan Ekonomi

📅 Kamis, 09 Mar 2023, 09:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pencegahan Korupsi Dukung Pemerataan Ekonomi Doc: ISTIMEWA
Ket. Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintahan bebas korupsi menjadi syarat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi.

Pencegahan Korupsi juga perlu dilakukan untuk mengoptimalkan kebijakan-kebijakan dalam memanfaatkan bonus demografi.

"Momentum yang hanya sekali terjadi dalam sejarah suatu bangsa ini perlu diperhatikan agar Indonesia dapat melompat menjadi high income country," kata Airlangga dalam Penandatanganan Komitmen Pelaksanaan Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024 sebagaimana dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Rabu (8/3).

Untuk itu, pemerintah menjalankan Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) sebagai pilar utama untuk pencegahan korupsi di Indonesia.

Untuk 2023-2024, aksi pencegahan korupsi difokuskan pada perizinan dan tata niaga, keuangan negara, dan penegakan hukum serta reformasi birokrasi.

Susun Program

Sebagai penjabaran dari fokus dan sasaran Stranas PK, pemerintah membentuk berbagai program dan kegiatan yang merupakan wujud aksi dari pencegahan korupsi di berbagai sektor, termasuk sektor perizinan dan tata niaga.

Salah satunya, Koordinator Bidang Perekonomian bersama Stranas PK, Lembaga National Single Window, dan Kementerian/Lembaga telah bersinergi untuk membangun Neraca Komoditas sebagai dasar pertimbangan kebijakan pemerintah yang lebih transparan di bidang ekspor-impor.

"Tiga milestone tersebut diharapkan bisa menyelesaikan ekspor-impor dengan tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran," kata Menko Airlangga.

Selanjutnya, Airlangga juga telah mendorong penyelesaian Undang-Undang Cipta Kerja untuk memperjelas pengaturan lahan yang tumpang tindih.

"Kita sudah selesai 85 tematik tuntas dan kita tambahkan 153 tematik, totalnya 153. Dan diharapkan tahun ini dan tahun depan bisa diselesaikan," ungkap Airlangga.

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 5,3 persen. Konsumsi rumah tangga dan investasi diperkirakan menjadi penggeraknya.

Target pertumbuhan tersebut relatif sama dengan capaian pada tahun lalu. Pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2022 memcapai 5,31 persen. Capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan pemerintah sebesar 5,2 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.