Pemerintah, Rakyat, dan Pertamina Harus Taat pada Aturan
📅 Kamis, 09 Mar 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Kita memiliki masalah dengan penghormatan atas aturan bersama sehingga ketika mengurus sesuatu yang butuh disiplin tinggi susah untuk zero accident," tandas Aditya.

Selamatkan Korban
Peneliti Pusat Riset dan Pengabdian Masyarakat (PRPM) Institut Shanti Bhuana - Bengkayang Kalimantan Barat, Siprianus Jewarut, juga menyatakan peristiwa tersebut harus menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk taat aturan, baik itu masyarakat apalagi pemerintah. Aksi saling lempar tanggung jawab dan saling menyalahkan harus dihentikan karena semuanya bersalah yaitu tidak taat pada aturan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah mengeluarkan IMB untuk mencari dukungan rakyat, masyarakat yang tidak patuh pada aturan dan pihak Pertamina yang lamban melakukan preventif sehingga masing-masing memiliki derajat kesalahan.
"Sekarang yang mesti dilakukan adalah menyelamatkan para korban dan melakukan penindakan sesuai aturan yang ada," kata Siprianus.
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Maman Abdurahman, mendorong pembuatan buffer zone (zona penyangga) hijau dan biru sebagai solusi jangka pendek untuk mencegah korban jiwa dari warga yang lebih banyak.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Itu dari sisi teknis operasional, tapi karena ada problem sosial dimana kilang berdekatan dengan masyarakat maka harus dipikirkan titik temunya," kata Maman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!