Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bukan IQ, Ini 4 Alasan HRD Lebih Pilih Karyawan dengan EQ Tinggi

📅 Rabu, 08 Mar 2023, 18:20 WIB | Oleh:
Bukan IQ, Ini 4 Alasan HRD Lebih Pilih Karyawan dengan EQ Tinggi Doc: Missionbox.com
Ket. Ilustrasi pemimpin dengan EQ tinggi.

Anda pasti sering mendengar istilah soft skill sebagai salah satu kemampuan yang wajib dimiliki para pencari kerja. Tak sedikit pencari kerja yang berlomba menunjukkan atau mencantumkan soft skill yang mereka miliki, salah satunya Emotional Quotient (EQ) atau kecerdasan emosional.

Kecerdasan emosional adalah salah satu soft skill yang ingin dilihat oleh pemberi kerja. Faktanya, satu survei oleh CareerBuilder melaporkan bahwa 71 persen perekrut lebih menghargai kecerdasan emosional seorang karyawan daripada IQ. Tak hanya itu, 75 persen dari mereka juga cenderung mempromosikan karyawan dengan EQ yang lebih tinggi daripada seseorang dengan IQ lebih tinggi.

Pengertian EQ

EQ dapat diartikan sebagai ukuran kemampuan seseorang untuk mengenali dan mengelola emosi, serta berinteraksi dengan orang lain secara efektif. EQ merupakan konsep yang berkaitan erat dengan kecerdasan emosional, di mana EQ sering digunakan untuk mengukur seberapa tinggi kecerdasan emosional seseorang.

Psikolog Daniel Goleman dalam bukunya yang berjudul "Emotional Intelligence: Why Can Leph Than IQ", menjelaskan EQ sebagai gagasan yang mencakup serangkaian keterampilan termasuk motivasi diri, empati, kompetensi sosial dalam hubungan interpersonal, dan kendali atas suatu dorongan.

Dengan EQ, seseorang dapat mengenali dan memahami dirinya sendiri juga orang lain. EQ juga melibatkan kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara tepat dan efektif, serta memanfaatkan emosi untuk membantu dalam pengambilan keputusan, menyelesaikan masalah, dan berinteraksi dengan orang lain secara positif.

Manfaat EQ dalam Dunia Kerja

Seperti halnya keterampilan keras lainnya, keterampilan interpersonal sangat penting untuk sukses di tempat kerja dan itu diinformasikan oleh EQ Anda.

Survei nasional oleh Harris Interactive atas nama CareerBuilder terhadap 2.662 manajer perekrutan di Amerika mengungkapkan bahwa kecerdasan emosional adalah karakteristik penting untuk mendapatkan pekerjaan dan memajukan karier seseorang.

Individu dengan EQ yang tinggi juga mampu menyelesaikan konflik dan masalah dengan lebih baik, serta membangun hubungan sosial yang lebih positif dan sehat.

EQ menjadi penting dalam konteks kerja karena sangat memengaruhi kinerja dan keberhasilan seseorang dalam lingkungan kerja. Bahkan, banyak perusahaan menggunakan tes EQ sebagai salah satu cara untuk mengukur kemampuan kandidat dalam mengelola emosi dan berinteraksi dengan rekan kerja dengan baik.

Dalam masa sulit seperti pandemi Covid-19 saat ini, lebih banyak pengusaha menginginkan orang yang dapat secara efektif membuat keputusan dalam situasi yang membuat stres dan dapat berempati dengan kebutuhan kolega dan klien mereka untuk memberikan hasil terbaik.

Sedikitnya ada empat alasan utama mengapa karyawan dengan EQ yang baik lebih dibutuhkan daripada mereka yang memiliki IQ tinggi:

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.