Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Remaja Sulit Bangun Pagi untuk Pergi ke Sekolah, Ini Alasan Biologisnya

📅 Selasa, 07 Mar 2023, 10:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Remaja Sulit Bangun Pagi untuk Pergi ke Sekolah, Ini Alasan Biologisnya Doc: freepik
Ket. Ilustrasi remaja sulit bangun pagi.

Paul Kelley, The Open University

Di berbagai belahan dunia, anak remaja kerap disalahkan karena begadang, sehingga kesulitan untuk bangun di pagi hari. Meski benar bahwa banyak remaja (sama seperti orang dewasa) memiliki kebiasaan tidur yang buruk, para peneliti telah lama membuktikan bahwa sulitnya remaja untuk bangun pagi ini memiliki alasan biologis.

Pada 2014, kelompok peneliti dari University of Munich di Jerman membuktikan bahwa remaja sebenarnya mengalami waktu dengan cara yang berbeda. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa siklus 24 jam yang menentukan kapan Anda bangun dan tidur menjadi lebih siang selama usia remaja, hal ini berlangsung hingga mereka berusia 20 tahun.

Setelah usia 20, waktu bangun dan tidur Anda perlahan pulih hingga usia 55 saat di mana Anda secara alami terbangun di jam yang sama seperti ketika Anda berusia 10. Hubungan antara pergerakan jam biologis dan proses pubertas ini sangatlah kuat sehingga peneliti menunjukkan bahwa semakin siangnya mereka bangun di akhir masa remaja bisa menjadi penanda biologis berakhirnya masa pubertas.

Kurang Tidur

Pada waktu yang hampir bersamaan dengan penelitian Munich, Russell Foster di Universitas Oxford, Inggris, membuat terobosan penting dalam ilmu neurosains tentang waktu. Dengan menggunakan tikus buta, Foster menunjukkan bahwa semua waktu tidur mamalia hanya bergantung pada sinar matahari. Ini berarti bahwa waktu biologis-yang menentukan kapan Anda merasa mengantuk-berbeda dari waktu sosial, yang ditentukan oleh jam dan kebiasaan kapan hal-hal tersebut harus dilakukan.

Ketika waktu biologis dan waktu sosial berbenturan, hal itu dapat menyebabkan kekurangan tidur. Jam masuk sekolah dan kuliah-biasanya antara jam 7.30 pagi dan 8.30 pagi-terlalu dini untuk remaja di seluruh dunia. Perubahan biologis yang dialami remaja berarti mereka harus tidur lebih malam, bangun lebih siang dan tidur selama delapan atau sembilan jam.

Sekarang ini, banyak remaja kehilangan dua hingga tiga jam tidur setiap hari sekolah. Seperti yang disimpulkan Steven Lockley dari Harvard University, Amerika Serikat, para remaja secara sistematis kekurangan tidur dan tidak dapat dipulihkan . Hal ini membahayakan kesehatan mereka.

Apa Solusinya?

Secara teori, solusinya sederhana: Jam masuk sekolah harus disesuaikan dengan kebutuhan remaja yang perlu bangun lebih siang seiring bertambahnya usia. Namun dalam praktiknya, ada tiga tantangan utama: pembuktian bahwa masuk lebih awal secara langsung dapat merusak kesehatan remaja, mengidentifikasi jam masuk sekolah terbaik, dan mengatasi keengganan para pejabat pendidikan untuk mengubah jam masuk sekolah yang sudah ditentukan pada pagi hari.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat telah mengumpulkan banyak studi ilmiah yang menunjukkan bahwa sekolah-sekolah di sana harus menetapkan jam masuk yang lebih siang. Ada bukti medis yang kuat tentang bahaya memulai sekolah atau kuliah terlalu dini: jam masuk pada pagi hari membuat siswa remaja berisiko lebih besar mengalami obesitas, depresi, menggunakan narkotika, dan mendapat nilai buruk.

Saat ini, Asosiasi Kesehatan Amerika Serikat merekomendasikan agar tidak lagi ada kelas yang dimulai sebelum pukul 8:30. Namun, jam masuk lebih pagi masih diterapkan di banyak negara di dunia, seperti di Australia, Inggris, Prancis, dan Swedia. Ada penelitian lebih jauh tentang baiknya masuk sekolah lebih siang: penelitian ini menunjukkan bahwa ada manfaat kesehatan yang jelas untuk anak usia 13 hingga 16 tahun yang masuk sekolah pukul 10 pagi.

Mariah Evans dari University of Nevada, Amerika Serikat, Reno, menggunakan metode baru untuk mengidentifikasi jam masuk terbaik untuk remaja berusia 18 hingga 19. Kesimpulannya mengejutkan: Kegiatan belajar yang dimulai pukul 11 atau bahkan 12 siang merupakan waktu terbaik bagi proses pengetahuan.

Sekolah dan orang tua di seluruh dunia perlu mengubah cara mereka memperlakukan remaja: daripada menyalahkan mereka karena mengantuk di pagi hari, biarkan mereka bangun dan tidur terlambat agar sesuai dengan waktu biologis mereka. Dengan memulai kegiatan belajar lebih siang, kita membesarkan remaja yang lebih sehat dan lebih pintar. Ini hanya masalah waktu.The Conversation

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.