Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nyanyian Perempuan Badui Ketika memetik Tangkai Padi Huma Yang Melimpah

📅 Minggu, 05 Mar 2023, 19:20 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Kami menanam aneka tanaman termasuk padi huma. Kami dilarang menggunakan pupuk kimia, karena bisa menimbulkan kerusakan lahan," katanya menjelaskan.

Ia menyebutkan saat ini, jumlah lumbung pangan tercatat 405leuitdan setiap lumbung dapat menampung gabah 4-5 ton.

Masyarakat Badui juga menerima program beras untuk masyarakat miskin atau raskin.

Masyarakat Badui yang berjumlah 11.620 jiwa,terdiri atas laki-laki 5.870 jiwa dan perempuan 5.570 jiwa,menempati tanah hak ulayat adat seluas 5.100 hektare, di antaranya 3.000 hektare hutan lindung yang tidak bisa dilakukan pertanian.

Masyarakat Badui hanya bisa menggarap pertanian seluas 2.100 hektare dan mereka terpaksa ke luar kawasan hak tanah ulayat adat untuk mengembangkan usaha pertanian.

Masyarakat Badui setiap hari Seba ke Bupati Lebak dan Gubernur Banten, minta penambahan lahan pertanian.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan selama ini prinsip masyarakat Badui menata produksi pangan cukup bagus. Itu berlaku sejak nenek moyang dan belum pernah mengalami krisis pangan.

Mereka mempertahankan pangan dengan bercocok tanam padi gogo di lahan darat hingga surplus.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengawali gerakan penanaman padi huma masyarakat Badui pada Oktober 2022, yang kini tanaman pangan itu sudah memasuki panen raya padi huma.

Penanaman tersebut juga dihadiri tokoh dan tetua adat Badui.

Ratusan petani Badui mengawali musim tanam padi huma bersamaMenparekraf di sekitar Desa Bojong Menteng Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

"Kami berharap gerakan tanam itu membawa berkah dan dapat menghasilkan panen melimpah sehingga memenuhi ketersediaan pangan," kata Sandiaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.