Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kembangkan Inovasi Cerdas, Strategi Kaltim Mengelola Lingkungan Berkelanjutan

📅 Sabtu, 04 Mar 2023, 03:11 WIB | Oleh: Tim Penulis

Keberadaan lahan basah di Mesangat-Suwi sudah mendapatkan sorotan dari dunia internasional karena spesies langkanya dan ekosistem yang unik berupa rawa dan riparian.

"Apabila kita gagal mengelola lahan basah Mesangat-Suwi, maka akan mendapat perhatian global," kata Ketua Yashiwa Monica Kusneti.

Pada kawasan ini, lembaga pendamping masih memiliki tantangan dari nelayan yang menggunakan setrum dan pekebun sawit yang membuka lahan di riparian.

"Kami masih membutuhkan banyak dukungan untuk mendorong para pihak mengelola kawasan ini secara berkelanjutan," kata Monica.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Mitigasi DDPI Doktor Fajar Pambudi mengatakan dua ekosistem tersebut telah lulus dalam tujuh penapisan untuk menjadi inisiatif model. Sebagai inisiatif model, ada kriteria yang harus dipenuhi. Yakni sesuai dengan tujuan GGC, melibatkan multipihak, memiliki lembaga pendukung, kegiatannya menyeimbangkan aspek ekonomi dan ekologi, memiliki potensi pembiayaan dan pendanaan, berpotensi untuk direplikasi dan berkelanjutan, serta memiliki potensi hasil dalam tiga tahun.

Manajer Senior Pembangunan Hijau YKAN Alfan Subekti mengatakan dua inisiatif model yang dikukuhkan ini bukti bahwa komitmen pembangunan hijau bukan sekadar slogan sejak Program Kaltim Hijau dideklarasikan pada 2010.

"Pemangku kepentingan di Kaltim semakin bersemangat melakukan aksi kolaborasi dalam pengelolaan sumber daya alam berbasis tapak," kata Alfan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.