Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Tangerang Pimpin Akkopsi

📅 Sabtu, 04 Mar 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Tangerang Pimpin Akkopsi Doc: ANTARA/HO-Pemkab Tangerang
Ket. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (kanan) menyampaikan program kerja Kepengurusan Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur berupa sarana sanitasi yang aman dan layak bagi masyarakat di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (3/3).

TANGERANG - Untuk urusan air bersih dan sanitasi, para bupati dan wali kota memiliki wadah Akkopsi yang diketuai Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar. Ahmed akan memimpin kepengurusan Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (Akkopsi) untuk periode 2022-2026 usai dikukuhkan sebagai Ketua Umum.

"Akkopsi merupakan wadah bupati dan wali kota agar bisa sharing pengalaman atau program kerja terkait sanitasi serta air bersih," ujar Ahmed, Jumat (3/3). Sekretaris Umum Akkopsi dijabat Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, dan Bendahara Umum oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Kegiatan pelantikan dan pengukuhan pengurus Akkopsi dilakukan di ICE BSD, kemarin.

Tercatat sebanyak 492 bupati dan wali kota di bergabung dalam aliansi tersebut. Program kerja utama Akkopsi adalah mempercepat pembangunan infrastruktur berupa sarana sanitasi yang aman dan layak bagi masyarakat. Kemudian, Akkopsi juga memberi kemudahan warga agar bisa mengakses air bersih dan air minum.

"Pembangunannya disesuaikan dengan kondisi demografi dan geografi, sedangkan dukungan pendanaan dari tiap-tiap anggota. Semua ini guna menyukseskan program 100-0-100 yang telah dicanangkan pemerintah," Ahmed Zaki.

Pola 100-0-100 merupakan sebuah program menuju pemenuhan target tiga sektor, yaitu pemenuhan 100 persen akses air minum layak, pengurangan kawasan kumuh menjadi 0 persen, dan pemenuhan 100 persen akses sanitasi layak. Ini bagian dari program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dari Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Adapun tujuan umum program 100-0-100 adalah meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan. Ini juga mencegah timbulnya permukiman kumuh baru dalam rangka mendukung terwujudnya permukiman perkotaan layak huni, produktif, dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

22 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.