Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Keren Kebijakan Pemkab Ini, Warga Tulungagung Mulai Gunakan Identitas Kependudukan Digital

28 Selasa, 28 Feb 2023, 00:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Kebijakan Pemkab Ini, Warga Tulungagung Mulai Gunakan Identitas Kependudukan Digital Keren Kebijakan Pemkab Ini, Warga Tulungagung Mulai Gunakan Identitas Kependudukan Digital Doc: ANTARA/HO - JP
Ket. Sekretaris Dispendukcapil Kabupaten Tulungagung Heri Setiawan, tunjukan IKD pada gawainya

Tulungagung - Keren kebijakan Pemkab ini. Lebih dari tiga ribu warga di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mulai menggunakan identitas kependudukan digital (IKD) untukmerepresentasikan dokumen kependudukan dan data dalam aplikasi digital melalui gawai yang menampilkan data pribadi sebagai identitas sejak aplikasi ini mulai diluncurkan pada November 2022.

"Sosialisasi terus kami lakukan ke instansi-instansi pemerintah hingga sekolah. Alhamdulillah respon dan animo terhadap IKD cukup baik," kata Kepala Dispendukcapil Kabupaten Tulungagung Nina Hartiani di Tulungagung, Senin.

Beberapa lembaga kedinasan yang sudah dikunjungi tim sosialisasi Dispendukcapil Tulungagung di antaranya adalah lingkungan sekolah terutama jenjang SMA/SMK, Polres Tulungagung, kejaksaan, Kodim 0807, serta organisasi perangkat daerah (OPD).

"Setelah ini kami menyisir ke kantor Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Rencananya akan dilakukan penerbitan IKD di Lapas Tulungagung. Agar bisa mencapai 25 persen dari jumlah penduduk Tulungagung," ujar Nina.

Ia juga memastikan bahwa proses migrasi data kependudukan dari KTP elektronik ke IKD sangat mudah. Cukup membawa dokumen KTP-e atau e-KTP dan gawai android minimal versi 8 untuk menginstal aplikasi IKD.

Di kantor Dispendukcapil, warga yang ingin migrasi data kependudukan ke IKD akan dipandu.

"Ini sementara hanya berlaku untuk gawai android. Sedangkan untuk pengguna iphone belum bisa karena masih proses," katanya.

Nina menjelaskan, rata-rata tiap hari ada sekitar 1.000 orang yang mengurus dokumen kependudukan. Namun dari jumlah itu hanya sekitar 20 orang yang tertarik untuk mengaplikasikan IKD.

Padahal banyak kemudahan yang didapat jika mempunyai IKD.

Selain tak perlu repot membawa kartu fisik, IKD juga bisa mengakses kepesertaan BPJS, bantuan pemerintah, NPWP, PeduliLindungi, serta status kepegawaian di Kemendagri.

Terakhir dirinya memaparkan capaian perekaman penduduk yang mencapai 96,53 persen dari jumlah 877,708 jiwa, di bulan ini hampir 100 persen. Selebihnya, kartu identitas anak (KIA) 48,51 persen dari 24,9 ribu dan akta kelahiran 97,25 persen dari 26,6 ribu anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Wali Kota Tangerang Ajak Ge...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi  Triliunan Rupiah

RI Bidik E50, 320 Pabrik Etanol Baru Dibutuhkan untuk Pangkas Impor Energi Triliunan Rupiah

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.