Buka Lapangan Kerja, Hilirisasi Harus Berkelanjutan
📅 Senin, 27 Feb 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiSenada dengan Said, pengamat energi terbarukan, Surya Darma, berharap siapa pun pemimpin ke depan harus konsisten dengan program hilirisasi karena memberikan nilai tambah untuk negara dan rakyat dibandingkan dengan program ekspor bahan ekstraktif yang nilai tambahnya dinikmati negara pengimpor.
"Dengan hilirisasi, jelas ada value creation yang meningkatkan pendapatan, tetapi juga dapat meningkatkan kesempatan usaha, kesempatan kerja, dan nilai produk. Di era ekonomi hijau saat ini, maka produk mineral kritis yang dimiliki Indonesia tentu saja akan memiliki nilai tambah yang berlipat-lipat karena kenaikan permintaan material komoditasnya semakin naik sejalan dengan kebutuhan dunia yang sedang melaksanakan transisi energi," ungkap Surya.
Pada kesempatan lain, pengamat ekonomi dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Y Sri Susilo, mengatakan data menunjukkan daerah-daerah yang saat ini gencar melakukan hilirisasi, seperti Sulawesi Utara dan Maluku Utara, pertumbuhannya melesat sangat tinggi. Hal itu menjadi bukti tak terbantahkan bagi semua pemimpin Indonesia untuk terus melanjutkan hilirisasi yang sudah dimulai oleh Presiden Jokowi.
"Tidak ada gunanya setelah presiden baru kembali menjual bahan mentah tadi. Secara normatif, presiden baru melanjutkan yang baik memperbaiki yang kurang. Artinya, tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan hilirisasi. Itu seluruh dunia juga begitu," kata Susilo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!