Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pakar: Perkuat Edukasi Mengenai Pentingnya Gizi Seimbang

📅 Minggu, 26 Feb 2023, 23:56 WIB | Oleh:
Pakar: Perkuat Edukasi Mengenai Pentingnya Gizi Seimbang Doc: NTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Pakar kesehatan Prof Tjandra Yoga Aditama. A

Pakar kesehatan Prof Tjandra Yoga Aditama menyebutkan pentingnya memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya asupangizi seimbang yang kaya akan protein hewani.

"Masyarakat harus terus diingatkan pentingnya pemenuhan gizi seimbang, terutama yang kaya akan protein hewani guna mendukung upaya pemerintah mencegahstunting," kata Tjandra Yoga Aditama ketika dihubungi di Jakarta, Sabtu (25/2).

Direktur Pascasarjana Universitas YARSI itu menambahkan bahwa sosialisasi dan edukasi yang intensif diharapkan akan makin meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk kemudian menerapkan pola makan bergizi seimbang.

Tjandra yang juga pernah menjabat Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara itu mengatakan terdapat lima aspek penting yang harus menjadi perhatian bersama dalam rangka meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai gizi seimbang.

Pertama, diperlukan penyuluhan yang terus menerus oleh petugas kesehatan dengan menggunakan berbagai wahana komunikasi.

Kedua, diperlukan juga penyuluhan oleh tokoh masyarakat mengingat banyak area yang berhubungan dengan makanan dan gizi.

Ketiga, diperlukan berbagai kampanye dan kegiatan yang dapat memberikan contoh nyata bagaimana penerapan pola makan bergizi seimbang.

"Keempat, diperlukan kebijakan yang komprehensif dari pemerintah pusat dan daerah yang dapat menunjang penerapan gizi seimbang," katanya.

Sementara yang kelima, kata dia, diperlukan keterlibatan organisasi profesi untuk mendukung program sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.

"Melalui peran aktif berbagai pihak diharapkan upaya untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat mengenai gizi seimbang dapat berjalan sesuai harapan," demikian Tjandra Yoga Aditama.

Sementara itu, Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyatakan bahwa pengetahuan mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang yang kaya akan protein hewani dapat mendukung upaya mencegahstunting.

Staf Ahli Bidang Pembangunan Berkelanjutan Kemenko PMK Agus Suprapto mengatakan bahwa pengetahuan orang tua mengenai manfaat konsumsi bergizi seimbang yang kaya akan protein hewani menjadi kunci utama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Kemenkes: 3 Juta Orang Terp...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Dunia La...

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.