Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenko PMK: Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi

📅 Sabtu, 25 Feb 2023, 13:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenko PMK: Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi Doc: ANTARA/Candra
Ket. Kondisi rumah rusak tertimpa bencana alam tanah longsor di Desa Sukamulya, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (3/12/2020). Bencana longsor kerap terjadi di kawasan rawan gerakan tanah pada musim penghujan.

JAKARTA - Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengingatkan seluruh pemangku kepentingan, khususnya pemerintah daerah (pemda), untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi.

"Meskipun saat ini sudah berada pada penghujung musim hujan, namun tetap harus waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi mengingat terjadi peningkatan intensitas hujan beberapa waktu belakangan," kata Asisten Deputi Mitigasi Bencana dan Konflik Sosial Kemenko PMK Andre Notohamijoyo saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (25/2).

Andre Notohamijoyo menjelaskankejadian bencana banjir yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia pada bulan Februari 2023 ini merupakan peringatan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk tetap meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana yang terjadi.

Dia mengatakan bahwa pemerintah daerah yang memiliki risiko tinggi atau rentan terhadap terjadinya bencana hidrometeorologi harus melakukan langkah-langkah mitigasi serta meningkatkan kesiapsiagaan berdasarkan risiko bencananya.

"Langkah-langkah yang perlu dilakukan adalahpertama, meningkatkan kesiapsiagaan melalui optimalisasi penyiapan kapasitas pada sistem drainase dan tata air serta sistem peresapan dan tampungan air agar secara optimal mencegah terjadinya banjir dan longsor," katanya.

Kedua, penyiapan kapasitas dan keandalan operasional tampungan danau, waduk, embung, kolam retensi dan penyimpanan air buatan di masyarakat.

"Perlu dipastikan semuanya dapat beroperasi dengan baik untuk penyimpanan dan pemanfaatan air bersih sekaligus pengendalian potensi banjir," katanya.

Ketiga, membuat pernyataan siaga darurat banjir dan tanah longsor apabila menurut data atau informasi BMKG mengindikasikan terjadinya peningkatan frekuensi curah hujan tinggi yang berpotensi menyebabkan banjir dan tanah longsor.

Keempat, mengoptimalkan peran dan fungsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai koordinator dalam penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor.

"Kelima, mengimbau masyarakat untuk membentuk posko siaga bencana banjir," katanya.

Dia juga menambahkan bahwa peningkatan intensitas curah hujan dapat meningkatkan potensi bencana banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan puting beliung.

"Sehingga perlu diantisipasi lebih awal melalui upaya mitigasi bencana," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.