Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sejarah 24 Februari: Lahirnya Pendiri Apple, Steve Jobs

📅 Jumat, 24 Feb 2023, 11:40 WIB | Oleh:

Meski pada 1984, Jobs mendorong Apple untuk mengembangkan dan merilis Macintosh atau yang kini dikenal dengan Mac. Meski memiliki kinerja yang lebih unggul dari PC IBM, Macintosh masih belum kompatibel dengan IBM.

Mac pertama itu dinilai mahal, dan hanya memiliki sedikit aplikasi perangkat lunak, yang pada akhirnya mengarah pada penjualan yang mengecewakan. Apple terus meningkatkan mesin tersebut, sehingga pada akhirnya menjadi sumber kehidupan perusahaan serta model untuk semua antarmuka komputer berikutnya.

Tetapi kegagalan nyata Jobs. Para eksekutif perusahaan kemudian mulai menyalahkan Jobs dan mendorongnya ke posisi yang lebih terpinggirkan dan meninggalkan Apple pada tahun 1985.

Setelah meninggalkan Apple pada tahun 1985, Jobs kemudian membangun perusahaan perangkat keras dan perangkat lunak baru bernama NeXT, Inc.

Sementara itu, pada tahun 1986 Jobs juga memperoleh saham di Pixar, sebuah perusahaan grafik komputer yang didirikan sebagai divisi dari Lucasfilm Ltd.

Di tangan Jobs, Pixar menjadi studio animasi besar lewat film panjang pertama yang sepenuhnya dibuat dengan animasi komputer. Film itu tidak lain adalah Toy Story. Penawaran saham publik Pixar pada 1995 membuat Jobs menjadi seorang miliarder.

Sayangnya, NeXT menemui kegagalan usai kalah oleh komputer yang lebih murah dari pesaing seperti Sun Microsystems, Inc. Pada awal 1990-an, Jobs kemudian memfokuskan perusahaan pada sistem perangkat lunak inovatifnya, NEXTSTEP. Namun, siapa sangka hal inilah yang membawanya kembali ke Apple.

Menyelamatkan Apple

Pada akhir 1996, Apple dibebani oleh kerugian finansial yang sangat besar dan di ambang kehancuran. Menanggapi hal ini, kepala eksekutif baru Apple Gilbert Amelio memilih NEXTSTEP milik Jobs sebagai pengganti sistem operasi (OS) Macintosh yang sudah tua.

Apple kemudian membeli NeXT Inc. seharga lebih dari USD 400 juta dan membawa Jobs kembali ke Apple sebagai konsultan.

Namun, dewan direksi Apple yang kecewa dengan kegagalan Amelio untuk mengubah keuangan perusahaan lantas menunjuk Jobs untuk kembali memimpin Apple pada Juni 1997.

Menerima tawaran itu, Jobs dengan cepat menjalin aliansi dengan musuh lama Apple, Microsoft Corporation dan membatalkan perjanjian klon Mac Amelio, serta menyederhanakan lini produk perusahaan.

Namun, Jobs menolak untuk merancang komputer dengan OS Windows Microsoft, ia juga menolak saran untuk memisahkan Apple sebagai perusahaan khusus perangkat lunak. Jobs tetap berpegang teguh bahwa Apple merupakan satu-satunya pembuat komputer pribadi besar dengan sistem operasinya sendiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

BPS: Fenomena El Nino Ubah Pola Harga Pangan di Nabire

46 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Daerah
Siapkan SDM Maritim Unggul,...
Luar Negeri
AS Konfirmasi Dua Orang Men...

Gonzalo Garcia Resmi Dikontrak Fulham dari Real Madrid

59 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Uni Emirat Arab Jajaki Pelu...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.