Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Begitu Dong! Ketua MPR Dukung Rencana Bunga Pinjaman Nol Persen Bagi UMKM

📅 Kamis, 23 Feb 2023, 20:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Begitu Dong! Ketua MPR Dukung Rencana Bunga Pinjaman Nol Persen Bagi UMKM Doc: istimewa
Ket. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung rencana pemerintah untuk memberikan pinjaman dengan bunga nol persen bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Melalui kebijakan tersebut diharapkan bisa menaikkan porsi pembiayaan lembaga pembiayaan dan perbankan untuk UMKM yang saat ini baru 21 persen atau lebih rendah dibandingkan negara-negara tetangga, meningkat menjadi minimal 30 persen sehingga bisa semakin memajukan UMKM Indonesia untuk mendongkrak daya saing dan menembus pasar ekspor," kata Bamsoet dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (23/2).

Bamsoet mengatakan kebijakan tersebut akan dilaksanakan melalui Menteri BUMN Erick Thohiryang telah mengutus Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury dan Kartika Wirjoatmodjo untuk membahas kebijakan tersebut dengan Bank Indonesia (BI) dan diharapkan rampung dalam waktu sebulan.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu mengungkapkan pemerintah sangat mendukung UMKM karena keberadaannyamerupakan salah satu aspek fundamental dalam penyelenggaraan perekonomian nasional, yakni dalam aspek kemandirian. UMKM telah menjadi tulang punggung dan pilar penting dalam perekonomian nasional.

"Tercermin dari fakta bahwa sekitar 99 persen dari keseluruhan unit usaha yang ada di Indonesia bergerak di sektor UMKM. Menyerap 97 persen dari total penyerapan tenaga kerja nasional, dan berkontribusi 60,5 persen terhadap produk domestik bruto (PDB)," jelas Bamsoet.

Bamsoet menyebut UMKM Indonesia mampu menyerap 97 persen tenaga kerja nasional, sedangkan UMKM di negara-negara ASEAN lainnya hanya memiliki daya serap tenaga kerja pada kisaran 35 persen hingga 85 persen.

Meski unggul dalam kuantitas dan daya serap tenaga kerja, katanya, UMKM Indonesia masih tertinggal dalam aspek kinerja jika dibandingkan dengan UMKM di beberapa negara ASEAN.

"Salah satu contohnya adalah Myanmar, meski dari aspek kuantitas hanya memiliki 73 ribu UMKM,kontribusinya terhadap PDB mencapai 69,3 persen," papar dia.

Ia mengatakan dari aspek kinerja ekspor, UMKM Indonesia hanya berkontribusi sekitar 14,4 persen dari nilai total ekspor nasional sehingga masih tertinggal dari kontribusi ekspor UMKM Singapura sebesar 38,3 persen, Thailand sebesar 28,7 persen, dan Myanmar sebesar 23,7 persen.

"Kondisi ini mengisyaratkan bahwa kinerja dan kontribusi sektor UMKM masih perlu dioptimalkan. Salah satunya melalui langkah kemudahan dalam memperoleh pinjaman dan modal," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.