Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Warga Penajam Dapat Pelatihan Hadapi Ibu Kota Negara Baru

📅 Selasa, 21 Feb 2023, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribuan Warga Penajam Dapat Pelatihan Hadapi Ibu Kota Negara Baru Doc: Antara

PENAJAM - Sedikitnya 1.200 warga Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), telah mendapatkan pelatihan untuk menghadapi pemindahan ibu kota negara Indonesia baru bernama Nusantara yang di sebagian wilayah daerah itu yakni Kecamatan Sepaku.

Peningkatan SDM (sumber daya manusia) lokal dilakukan sejak 2021, jelas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Penajam Paser Utara, Suhardi, guna menyiapkan masyarakat menangkap peluang kerja dan peluang usaha di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara terus berupaya meningkatkan kompetensi calon tenaga kerja agar dapat bersaing dengan adanya peluang kerja dan usaha di ibu kota negara Indonesia baru.

"Anggaran pelatihan peningkatan sumber daya manusia ada yang berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk kategori tenaga kerja penerima upah," jelasnya di Penajam, kemarin.

Sebanyak 700 warga telah mendapatkan pelatihan operator alat berat, pertukangan atau konstruksi yang anggaran bersumber dari Kementerian PUPR, kata dia, dan dilengkapi dengan sertifikat kompetensi.

Kemudian ada anggaran pelatihan sumber daya manusia yang berasal dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk kategori tenaga kerja mandiri.

Sebanyak 500 warga, menurut dia, telah mengikuti pelatihan tenaga kerja mandiri yang disiapkan untuk menjadi wirausaha atau UMKM (usaha mikro kecil menengah) tersebut.

Pelatihan tenaga kerja mandiri berupa pelatihan menjahit, barista, pembuatan pakan ternak dan hidroponik.

Warga yang mengikuti pelatihan tenaga kerja mandiri tidak mendapatkan sertifikat kompetensi, sebab diharapkan dapat mendirikan usaha sendiri dengan adanya IKN Nusantara itu. "Warga yang sudah ikut pelatihan tenaga kerja mandiri bisa ciptakan pekerjaan sendiri dengan buka usaha," ujar Suhardi.

Warga yang mengikuti pelatihan tenaga kerja mandiri juga didorong membentuk kelompok usaha, tahun lalu (2022) Kemenaker memberikan bantuan 20 juta rupiah untuk satu kelompok usaha.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.