Panen Belum Merata, Impor Tak Tepat Dilakukan
📅 Selasa, 21 Feb 2023, 08:22 WIB | Oleh: Tim PenulisOpsi Impor
Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia tetap harus melakukan impor beras untuk memenuhi kebutuhan beras nasional yang disebutnya tidak bisa dipenuhi seluruhnya oleh Bulog. Hal itu dikatakan Jokowi saat mengecek stok dan harga bahan pokok di Pasar Wonokromo, Surabaya, Sabtu (18/2).
"Secara nasional kita butuh, karena stoknya dari Bulog tipis. Stoknya minimal 1,2 juta ton, kemarin pada level 600 ribu ton, jadi mau tidak mau harus impor," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan beras impor itu juga akan disalurkan ke provinsi yang menjadi penghasil beras nasional. Jika tidak, dikhawatirkan harga beras akan melambung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kendati demikian, Jokowi menyebut, pada akhir Februari dan disusul Maret mendatang, Indonesia akan mengalami panen padi nasional. Saat itulah stok beras diperkirakan akan melimpah hingga 1,9 juta ton.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!