Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebih dari 300 Ribu Botol Starbucks Ditarik Kembali dari Peredaran di AS

📅 Senin, 20 Feb 2023, 05:04 WIB | Oleh:
Lebih dari 300 Ribu Botol Starbucks Ditarik Kembali dari Peredaran di AS Doc: Alex Tai/SOPA Images/LightRocket, dari Getty Image
Ket. Botol minuman kopi Frappuccino Starbucks yang dijual di toko bahan makanan Los Angeles pada tahun 2020.

WASHINGTON DC - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA) baru-baru ini mengatakan, lebih dari 25 ribu kotak minuman kopi Starbucks Vanilla Frappuccino dalam botol, ditarik kembali setelah kaca ditemukan di dalam beberapa botol.


Dikutip dari The New York Times, PepsiCo, yang memproduksi varian rasa Vanilla Frappuccino, secara sukarela menarik kembali 25.200 kemasan yang berisi 12 botol kopi dingin siap minum per kotak. Dengan begitu, minuman Starbucks Vanilla Frappuccino yang ditarik berjumlah lebih dari 300 ribu botol.

"Benda asing (kaca)" telah ditemukan," kata FDA.

Penarikan itu dikategorikan sebagai tindakan Kelas II, yang didefinisikan oleh badan itu sebagai "kemungkinan lebih kecil untuk menyebabkan cedera besar atau kematian.

Tetapi masih ada kemungkinan kejadian buruk yang cukup serius untuk memiliki konsekuensi yang tidak dapat diubah".


Belum jelas apakah telah ada korban cedera yang dilaporkan, dan bagaimana potongan kaca itu bisa berada dalam botol. FDA belum memberikan tanggapan atas pertanyaan media.


Tindakan penarikan kembali pada akhir bulan lalu itu dilakukan pada produksi minuman dengan tanggal kedaluwarsa 8 Maret 2023, 29 Mei 2023, 4 Juni 2023, dan 10 Juni 2023.


PepsiCo tidak segera menanggapi permintaan komentar. Namun, dalam sebuah pernyataan kepada ABC News, perusahaan tersebut mengatakan bahwa minuman tersebut tidak dijual di toko Starbucks dan dikeluarkan dari rak kelontong di seluruh negeri.


"Kemitraan Kopi Amerika Utara berkomitmen pada kualitas tingkat tinggi dalam produk yang kami layani," kata perusahaan itu atas keputusan kemitraan Pepsi dan Starbucks dalam menjual produk kopi dingin siap minum ini.


"Memberikan pengalaman berkualitas kepada konsumen kami adalah prioritas utama kami dan kami selalu bertindak dengan sangat hati-hati setiap kali muncul potensi kekhawatiran," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.