Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tebing Setinggi 10 Meter Longsor, Timbun Satu Rumah di Cikopeng Sukabumi

24 Kamis, 16 Feb 2023, 10:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tebing Setinggi 10 Meter Longsor, Timbun Satu Rumah di Cikopeng Sukabumi Tebing Setinggi 10 Meter Longsor, Timbun Satu Rumah di Cikopeng Sukabumi Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Petugas penanggulangan bencana saat meninjau rumah yang rusak akibat tertimbun longsor di Kampung Cikopeng, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Kamis, (16/2/2023).

SUKABUMI - Hujan deras yang turun sejak Rabu (15/2) malam hingga Kamis (16/2) memicu terjadinya bencana tanah longsor di Kampung Cikopeng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang mengakibatkan satu rumah tertimbun longsoran tanah tebing setinggi 10 meter.

"Tidak ada korban jiwa pada musibah yang terjadi di Kampung.Cikopeng, RT 05, RW 17, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan ini," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan Dandi Sulaeman di Sukabumi, Kamis (16/2).

Informasi yang dihimpun dari P2BK Simpenan, bencana tanah longsor tersebut terjadi saat hujan deras yang mengguyur Kampung Cikopeng yang menyebabkan tanah tebing setinggi 10 meter dengan panjang sekitar 13 meter yang berada di belakang permukiman warga ambles.

Akibatnya satu rumah yang dihuni empat jiwa itu tertimbun pada bagian belakang hingga tengah rumah. Beruntun para penghuni rumah bisa menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa .

Selain merusak satu rumah, amblesan tebing dengan tinggi 2 meter dan lebar tiga meter itu juga mengancam satu rumah warga. Menurut Dandi, untuk warga yang rumahnya rusak sudah diungsikan ke rumah kerabatnya terdekat.

Hingga saat ini petugas dari Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Simpenan masih bergotong bersama warga untuk membersihkan sisa puing bangunan rumah yang rusak serta material longsoran.

"Kami masih bersiaga di lokasi kejadian antisipasi terjadi bencana susulan serta telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera mengirimkan bantuan darurat," tambahnya.

Kepada warga diimbau untuk tetap waspada, khususnya yang tinggal di sekitar tebing atau lereng maupun bantaran sungai, karena kondisi cuaca cukup ekstrem.

Bahkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan deras disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, demikian DedenSulaeman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.