KBRI Damaskus Pastikan Tak Ada Korban WNI
📅 Kamis, 16 Feb 2023, 02:35 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Dok KBRI Ankara
DAMASKUS - Sejak Minggu (12/2) hingga Rabu (15/2), KBRI Damaskus telah kembali mengirimkan tim ke lokasi gempa di Suriah untuk mencari informasi lebih lanjut kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban gempa bumi di Suriah. Tim kali ini dipimpin langsung oleh Duta Besar Indonesia untuk Suriah, Wajid Fauzi.
Dalam kunjungan tersebut, Dubes Wajid bertemu dengan Gubernur Latakia, Amer Ismail Hilal, dan Gubernur Aleppo, Hussain Diab, dan menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam dan berdoa bagi pemulihan para korban dan pembangunan kembali Suriah. Tak lupa, Dubes Wajid menyampaikan permohonan koordinasi dapat terus dilakukan antara pemerintah Suriah dengan KBRI dalam memastikan kondisi dan keselamatan WNI. ?
"Tim mendatangi 2 wilayah yang mengalami dampak paling parah akibat gempa di Suriah, yakni Latakia dan Aleppo," demikian laporan KBRI di Damaskus.
Dalam kunjungan tersebut, tim berkoordinasi dengan narahubung di kedua tempat itu. Tim sejak hari pertama setelah terjadinya gempa, secara intensif melakukan penelusuran keberadaan WNI di rumah sakit, penampungan korban dan melalui kantor pemerintahan.
Di Aleppo, Dubes Wajid juga berkesempatan bertemu dengan 3 pekerja migran Indonesia (PMI). Tim lalu membawa ketiga PMI tersebut ke Damaskus untuk selanjutnya dipulangkan ke Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tim juga menyalurkan bantuan kemanusiaan hasil penggalangan donasi yang dilakukan oleh KBRI Damaskus bersama-sama dengan diaspora WNI dan PPI Suriah kepada masyarakat terdampak.
Pinjamkan Pesawat
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu dari KBRI Ankara dilaporkan bahwa pemerintah Indonesia telah perbantukan pesawat angkut Hercules C-130 TNI AU beserta awak pesawatnya kepada pemerintah Turki.
Pesawat yang datang ke Turki untuk mengangkut peralatan SAR serta bantuan kemanusiaan gelombang pertama tersebut diperpanjang masa penugasannya dan diperbantukan untuk mengangkut logistik dari berbagai daerah di Turki ke wilayah yang terdampak gempa.
Pesawat yang memiliki daya angkut 10 ton tersebut, akan diperbantukan kepada pihak Turki hingga tanggal 20 Februari 2023. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!