Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengedepankan Pemda Atasi Gangguan Keamanan di Papua

📅 Rabu, 15 Feb 2023, 01:12 WIB | Oleh: Tim Penulis

Selain direkrut menjadi ASN, ada juga yang menjadi pengawas berbagai proyek pembangunan yang dilaksanakan di Puncak Jaya.

Dalam merekrut mereka, katanya mengingatkan, jangan terpaku pada menerapkanjenjang minimal pendidikan karena banyak di antaranya yang memiliki pendidikan terbatas.

Kiatnya, bagi mereka yang tidak memiliki pendidikan cukup tinggi,pihaknya merekrut menjadi pengawasberbagai proyek pembangunan.

"Jangan lihat ijazah, pendidikan, dan keterampilan yangterbatas, namun berdayakan mereka sebagai pengawas agar pembangunan berjalan aman hingga selesai, " ungkap Yuni Wondamembuka kiat meredam gangguan.

Butuh Lapangan Kerja

Komandan Satgas Damai Cartenz 2023 Kombes PolisiFaizal Rahmadani mengakui saat ini para pelaku tindak kriminal bersenjata kebanyakan adalah pemudaberusia di bawah 25 tahun.

Mereka itu sebenarnya butuh lapangan kerja, sementara di daerah terbatas, sehingga mereka mudah terprovokasi dan akhirnya bergabung dengan kelompok kriminal bersenjata.

Oleh karena itu, peran serta semua pihak sangat dibutuhkan, terutama dalam hal menyediakan lapangan kerja sehingga mereka mempunyai kegiatan positif dan mendapatkan penghasilan.

"Pemda harus menggandeng semua pihak dan menyediakan lapangan pekerjaan dan merekrut mereka sehingga mereka memiliki kegiatan dan mendapatkan penghasilan, " kataFaizal.

Ia mengaku banyak anak muda yang bergabung dengan KKBdi beberapa daerah, antara lain, di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan.

Danrem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring mengaku pihaknya melalui babinsa akan terus melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat sekitar dan meminta warga tidak segan melaporkan bila ada sesuatu yang mencurigakan dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Komunikasi sosial yang dilaksanakan di sela-sela patroli ke kampung-kampung itu dapat mendekatkan masyarakat dengan aparat keamanan, khususnya prajurit TNI.

Melalui komunikasi sosial tersebut diyakini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga hubungan TNI dengan rakyat semakin erat. Dengan demikian, wargatidak ragu untuk melaporkan hal-hal yang terjadi di wilayahnya.

"Jalin komunikasi yang intens dengan rakyat, beri bantuan bila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan," ujar JO Sembiring.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.