Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Padang Melang, Pantai Pasir Putih Terpanjang Ikon Kepulauan Anambas

📅 Sabtu, 11 Feb 2023, 06:25 WIB | Oleh:

Festival bertajuk Helat Budaya Melayu Pesisir tersebut mengangkat salah satu tradisi budaya lokal yakni tolak bale. Upacara ini untuk memohon keselamatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan

Pada Festival Padang Melang 2018 juga mempertontonkan pentas mendu, gobang, zapin, layang-layang, dendang Melayu, Explore Anambas Underwater, bazar dan kuliner lokal, serta pertunjukan musik dengan tajuk Song on the Sea.

Festival itu diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata dari Desa Batu Berapit, Desa Mampok, dan Desa Landak, Kecamatan Jemaja, serta Desa Belibak, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Sayangnya setelah 2018 tidak ada lagi festival lagi di pantai itu. Padahal adanya festival membuat wisatawan dapat lebih mengenali budaya, atraksi kesenian, aneka kuliner dan keseruan lain yang ada di tanah Melayu ini.

Festival diadakan dengan semakin majunya jaringan telekomunikasi di tempat itu. Menurut kantor berita Antara, sebelum memasuki 2016, Kepulauan Anambas adalah tempat sunyi. Orang-orang dari berbagai daerah di Provinsi Kepulauan Riau jarang ingin mengunjungi pulau yang berbatasan dengan Vietnam, Malaysia dan Thailand tersebut.

Alasan klasik yang selalu muncul, transportasi dan sinyal telepon terbatas. Perjalanan yang jauh, serta mahalnya biaya menuju Pantai Padang Melang, membuat banyak orang yang masih enggan berkunjung ke pulau yang dikenal dengan nama surga tersembunyi di pesisir barat Indonesia itu.

Oleh karenanya menjamah Kepulauan Anambas menjadi tidak mudah, meski keindahan pantainya cukup menarik hati wisatawan dari berbagai negara. Namun saat ini jaringan internet mulai dapat dirasakan masyarakat, meski belum merata.

Untuk sampai ke Pantai Padang Melang bisa menggunakan transportasi udara dan laut. Jalur laut bisa dimulai dari Tanjung Pinang dengan menggunakan kapal feri selama 7 jam hingga mencapai Pelabuhan Letung di Pulau Jemaja.

Dari dermaga wisatawan bisa berjalan kaki selama 1,5 jam untuk sampai ke pantai atau dengan menggunakan kendaraan bermotor selama 30 menit. Sedangkan jika wisatawan memilih dari jalur laut dari Tarempa, pusat kota Kabupaten Anambas, maka akan memakan waktu 2 jam.

Waktu yang paling singkat menuju Pantai Padang Melang adalah melalui jalur udara. Setelah mendapat di Bandara Jemaja hanya perlu waktu 20 menit untuk sampai ke lokasi pantai. Memang bandara ini dibangun di dekat pantai, atau tepatnya di ujung timur pantai.

Jangan menyangka akan ada hiruk pikuk seperti di Ancol ketika sampai di pantai tersebut apalagi jika datang pada hari biasa. Biasanya pantai ini akan sedikit ramai pada Jumat, Sabtu dan Minggu.

Meski ada pengunjung, pemerintah daerah tidak mengenakan tiket masuk, dan tidak ada jam khusus kapan waktu dibuka dan tutup. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.