Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kisah Nelayan Natuna yang Sempat Ditangkap Polisi Malaysia

📅 Sabtu, 11 Feb 2023, 00:48 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Kemarin kami sampai di Batam dan hari ini kami menyerahkan Saudara Kasnadi--yang September 2022tertangkap di wilayahMalaysia saat mencari ikan--kepada Gubernur Kepri," kata KJRI Kuching Raden Sigit Witjaksono saat penyerahan ke Pemprov Kepri di Batam Kepulauan Riau.

Sigit menjelaskan bahwaKasnadi sudah diizinkan pulang oleh pihak Malaysia setelah menjalani hukuman penjara selama kurang lebih selama 4 bulan.

Pada tanggal 3 Februari dia sudah dinyatakan bebas dan KJRI langsung menjemput Kasnadi untuk dipulangkan ke Tanah Air.

Sigitmengingatkan Kasnadi agar ke depan tidak melakukan kelalaian serupa.

Sosialisasi Wilayah Kemaritiman

Dengan adanya kejadian itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad berjanji mendorong pemerintah kabupaten/kota agar memasifkan sosialisasi letak garis perbatasan kepada para nelayan.

"Pada rapat koordinasi kepala daerah setiap 3 bulan sekali, akan kita masukkan materi itu," kata Gubernur Ansar.

Diaberterima kasih kepada Konjen RI Kuching dan pemerintah Malaysia karena sudah mau memulangkan Kasnadi kepada keluarganya.

Gubernur mengingatkan bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab memberikan sosialisasi letak garis perbatasan itu kepada warganya, terutama nelayan.

Dengan demikian maka kejadian yang dialami Kasnaditidak akan terulang pada nelayanyang lain.

Pengetahuan letak garis perbatasan merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki setiap nelayan sebelum mereka melaut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

28 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.