Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Resmikan Pabrik Pupuk NPK di Lhokseumawe

📅 Jumat, 10 Feb 2023, 14:14 WIB | Oleh:
Presiden Resmikan Pabrik Pupuk NPK di Lhokseumawe Doc: Istimewa
Ket. Presiden Joko Widodo meresmikan Pabrik Pupuk NPK di KEK Arun, Lhouksemawe Aceh, Jumat (10/2)

JAKARTA- Perusahaan konstruksi dan investasi PT PP (Persero) Tbk, telah menuntaskan pembangunan konstruksi pabrik NPK PIM yang berlokasi di Kawasan KEK Arun Lhokseumawe Provinsi Aceh. Pabrik pupuk tersebut diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (10/2) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe.

Dalam peresmian, Presiden didampingi Menteri BUMN Erick Thohir, MenteriSekretaris Negara Pratikno, Wakil Menteri BUMN 1 Pahala Nugraha Mansury, Pj. Gubernur Aceh Achmad Marzuki, Pj. Walikota Lhokseumawe Imran, Pj. Bupati Aceh Utara Azwardi, Direktur Utama PTPP Novel Arsyad, Direktur Operasi Bidang EPC Eddy Herman Harun, dan jajaran pejabat pemerintahan lainnya.

Pabrik Pupuk Nitrogen, Phosphat, dan Kalium (NPK) yang dimiliki oleh PT Pupuk Iskandar Muda itu merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dicanangkan oleh Pemerintah.

Pembangunan pabrik pupuk NPK ini merupakan proyek pembangunan pabrik pupuk denganmenggunakan metode Chemical Reaction yang memiliki kapasitas 500 ribu metric ton per tahun (MTPY).

Proyek pembangunan pabrik NPK ini dikerjakan sejak bulan Maret 2019 dan mulai beroperasi pada bulan Januari 2023 lalu. Adapun lingkup pekerjaan Engineering Procurement Construction Commissioning (EPCC) yang dilakukan oleh PTPP antara lain, pekerjaan sipil, mekanikal, perpipaan, elektrikal, dan instrument.

Dalam proyek tersebut, PTPP berperan sebagai main kontraktor EPC yang dipercaya dan ditunjuk oleh pemilik proyek untuk membangun dan mengerjakan proyek tersebut mulai dari proses desain pabrik sampai dengan dihasilkannya produk pupuk NPK dari pabrik tersebut.

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad dalam keterangan tertulisnya mengatakan pelaksanaan pembangunan pabrik pupuk NPK murni dikerjakan oleh para Engineer dan tenaga kerja nasional tanpa adanya campur tangan dari pihak asing.

Pembangunan pabrik pupuk NPK berhasil mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri dengan menyumbang Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 85,30 persen. Selain itu, pabrik pupuk NPK juga telah menggunakan teknologi terbaru dalam proses pengantongan atau pengepakan dengan menggunakan automatic bagging danpalletizing. Melalui teknologi terbaru yang terdiri dari dua automatic bagging dan dua unit semi auto bagging dapat menghasilkan kapasitas produksi pengepakan pupuk sebanyak 1.200kantong per hari.

Tenaga Kerja

Kehadiran pabrik NPK PIM kata Novel memiliki multiplier effect yang luas baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun aktivitas perekonomian lainnya dimana pabrik itu dapat menyerap tenaga kerja proyek sebanyak 1.189 orang dan 240 orang tenaga kerja pasca proyek atau pada saat beroperasional yang berasal dari lingkungan sekitar. Selama masa pembangunannya terdapat 35 perusahaan lokal yang telah bersinergi dalam proyek tersebut.

Kehadiran pabrik juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pupuk NPK di wilayah Sumatera dan Indonesia bagian Barat. Selain itu, keberadaan pabrik tidak hanya mendukung ketahanan pangan Nasional namun juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di Provinsi Aceh.

"PTPP bangga berhasil menyelesaikan pembangunan proyek pabrik pupuk NPK PT Pupuk Iskandar Muda (NPK PIM) di tengah hantaman wabah pandemic Covid-19 yang melanda Indonesia dan seluruh dunia sehingga mengakibatkan lumpuh dan melemahnya kondisi perekonomian secara global," kata Novel.

Tantangan lainnya dalam mengerjakan proyek tersebut yaitu inflasi secara global akibat pecahnya perang antara Russia dan Ukraina yang mengakibatkan merangkak naiknya barang-barang produksi baik dari dalam maupun luar negeri. Namun dalam kondisi yang dipenuhi berbagai tantangan tersebut, PTPP tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan pabrik pupuk NPK PIM.

"PTPP juga tetap menghadirkan kualitas terbaik dan bermanfaat bagimasyarakat Indonesia. Kehadiran pabrik NPK PIM di Aceh ini khususnya diharapkan dapatmeningkatkan perekonomian masyarakat sekitar Lhoksuemawe,tutur Novel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

40 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.