Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPKP Awasi Penggunaan Produk Lokal di BUMN

📅 Jumat, 10 Feb 2023, 07:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPKP Awasi Penggunaan Produk Lokal di BUMN Doc: Istimewa
Ket. Depu­ti Kepala BPKP Bidang Akun­tan Negara Sally Salamah

JAKARTA - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) berkomitmen mengawasi peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) di lingkup badan usaha milik negara (BUMN).

Dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (9/2), Deputi Kepala BPKP Bidang Akuntan Negara Sally Salamah menyebutkan peran BUMN dalam afirmasi P3DN dapat mendongkrak perekonomian dalam negeri.

Selama 2022, hasil pengawasan BPKP sebagaimana yang telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo, mencatatkan kinerja positif atas implementasi aksi afirmasi P3DN. Realisasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 2022 di BUMN sebesar 189,27 triliun rupiah, sedangkan realisasi belanja produk dalam negeri sebesar 342,18 triliun rupiah.

Menurut dia angka yang cukup besar itu butuh dikawal akuntabilitasnya, mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pertanggungjawaban, dan yang paling penting, efektivitas programnya benar-benar bisa membantu menggerakkan ekonomi dalam negeri.

"Yang tidak kalah penting peran BUMN dalam mewujudkan kemandirian industri. Dari sisi permintaan, BUMN mengalokasikan belanja barang/jasa untuk menyerap PDN dan dari sisi suplai, BUMN selaku penyedia barang atau jasa memanfaatkan bahan baku yang berasal dari dalam negeri," ujar Sally.

Dia menambahkan, pelaksanaan pengawalan tidak akan berjalan baik tanpa disertai kolaborasi dan sinergi dengan seluruh BUMN dan Satuan Pengawasan Intern (SPI). Desain dan mekanisme pengawasan juga harus dapat memitigasi risiko yang muncul dan memberikan masukan perbaikan kebijakan supaya program P3DN ini bisa lebih efektif.

Konsisten Bersinergi

Sementara itu, Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto mengapresiasi peran BPKP dalam mengawal P3DN di BUMN. Untuk itu, dia meminta SPI Kementerian BUMN untuk konsisten bersinergi dan berkolaborasi dengan BPKP untuk bersama-sama menjaga akuntabilitas P3DN di lingkup BUMN.

"Terima kasih dan apresiasi kepada BPKP yang telah bersama-sama dengan SPI Kementerian BUMN untuk mewujudkan afirmasi P3DN. Kami berharap sinergi dan kolaborasi dengan BPKP terus berlanjut," ucap Susyanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.