Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Erdogan Beri Isyarat Restui Finlandia Gabung NATO, Tidak untuk Swedia

📅 Rabu, 01 Feb 2023, 09:25 WIB | Oleh:
Erdogan Beri Isyarat Restui Finlandia Gabung NATO, Tidak untuk Swedia Doc: Reuters
Ket. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memberikan sinyal akan menyetujui Finlandia bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Namun, Erdogan masih enggan merestui Swedia masuk NATO di tengah ketegangan yang meningkat dengan Stockholm.

"Kami mungkin menyampaikan pesan yang berbeda kepada Finlandia (terkait pendaftaran NATO) dan Swedia akan terkejut ketika mereka melihat pesan ini," kata Erdogan dalam pidato yang disiarkan televisi, dikutip dari Reuters, Selasa (31/1).

"Tetapi Finlandia seharusnya tidak melakukan kesalahan yang sama seperti yang dilakukan Swedia," lanjutnya.

Seperti diketahui, Swedia dan Finlandia tahun lalu secara resmi mendaftar untuk bergabung dengan NATO setelah invasi Rusia ke Ukraina. Kedua negara itu membutuhkan persetujuan seluruh anggota NATO.

Turki dan Hongaria merupakan dua dari 30 negara anggota NATO yang belum meratifikasi persetujuan keanggotaan negara-negara Nordik tersebut. Ankara belum meratifikasi persetujuan bagi Swedia karena menampung kelompok terlarang Partai Pekerja Kurdistan (PKK). Kelompok tersebut pernah melakukan pemberontakan bersenjata terhadap Turki pada 1984.

"Kami memberikan Swedia daftar 120 orang dan meminta mereka untuk mengekstradisi para teroris itu dari negara mereka. Jika Anda tidak mengekstradisi mereka, ya maaf saja," ujar Erdogan.

Ia merujuk pernyataannya itu pada perjanjian Turki dengan Swedia dan Finlandia pada Juni tahun lalu.

Turki telah menangguhkan pembicaraan terkait NATO dengan Swedia dan Finlandia pekan lalu pascaprotes yang terjadi di Stockholm ketika seorang politisi sayap kanan bernama Rasmus Paludan membakar sebuah Al Quran.

Perdana Menteria Swedia Ulf Kristersson mengatakan bahwa negaranya ingin memulihkan dialog NATO dengan Turki.

Namun, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menolak untuk memulai lagi pembicaraan.

Cavusoglu juga mengatakan "tidak ada tawaran untuk mengevaluasi keanggotaan NATO Swedia dan Finlandia secara terpisah."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
KPK Panggil 13 Saksi di Jak...
Megapolitan
Truk Trailer Alami Kecelaka...
Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 8
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.