Warga Perlu Prokes dengan Adanya Varian Baru Covid-19
📅 Selasa, 31 Jan 2023, 00:01 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Sumber: Covid19.go.id
JAKARTA - Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyatakan kemunculan subvarian Omicron XBB 1.5 atau Kraken mengingatkan masih perlunya memperkuat disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes).
"Kemunculan subvarian-subvarian baru mengingatkan pandemi belum berakhir sehingga penerapan protokol kesehatan masih perlu menjadi perhatian," kata Asisten Deputi Peningkatan Pelayanan Kesehatan Kemenko PMK, Nia Reviani, di Jakarta, Senin (30/1).
Seperti dikutip dari Antara, Nia menjelaskan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberikan penilaian risiko terbaru tentang subvarian Omicron XBB.1.5 atau Kraken sebagai subvarian yang sangat menular.
"Meskipun demikian, WHO juga menyebutkan subvarian ini tidak memiliki mutasi yang memicu gejala berat. Namun, masyarakat harus tetap meningkatkan prokes dan melengkapi diri dengan vaksinasi Covid-19, khususnya bagi kelompok rentan," katanya.
Nia mengatakan pandemi Covid-19 di Indonesia telah menimbulkan berbagai permasalahan di bidang kesehatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Oleh karena itu, untuk mencegah penyebarannya, disiplin penerapan protokol kesehatan masih perlu ditingkatkan. Protokol ini meliputi rutin mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak fisik, mencegah kerumunan, dan melakukan vaksinasi," katanya.
Kemenko PMK, kata Nia, juga terus mendorong sinergi dan gotong royong dari berbagai sektor untuk penanganan pandemi Covid-19, terutama dalam peningkatan upaya 3T, yakni testing, tracing, dan treatment.
Penguatan Sinergi
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, kata Nia, Kemenko PMK juga mendorong penguatan sinergi dari berbagai sektor guna mendorong peningkatan layanan kesehatan. "Dengan penguatan sistem kesehatan dan protokol yang tepat diharapkan penanganan pandemi Covid-19 dapat terlaksana dengan baik," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI), Masdalina Pane, mengingatkan kesadaran masyarakat kunci penting dalam upaya pengendalian Covid-19.
"Partisipasi dan kesadaran masyarakat merupakan salah satu kunci utama dalam mencegah penyebaran Covid-19," katanya.
Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu mengatakan dalam pengendalian suatu wabah penyakit, partisipasi, dan kesadaran masyarakat memiliki pengaruh besar.
Untuk itu, kata dia, masyarakat perlu berperan aktif dalam upaya penanganan Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat maka pemerintah perlu melakukan edukasi, sosialisasi, dan penyuluhan yang intensif guna mendorong kesadaran masyarakat," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!