Subvarian Baru XBB.1.5 Sudah Masuk Indonesia, Kenapa Virus Ini Dijuluki Kraken?
📅 Selasa, 31 Jan 2023, 11:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Shutterstock
Sameer Elsayed, Western University
Meski ada banyak upaya kesehatan masyarakat intensif untuk menghentikan pandemi COVID-19, munculnya subvarian XBB.1.5 SARS-CoV-2 yang sangat mudah menular, sangat kebal obat, dan sangat kebal terhadap sistem kekebalan tubuh membuat komunitas global cemas.
Berikut ini hal-hal yang disering ditanyakan (frequently asked question, FAQ) terkait XBB.1.5.
Apa itu XBB.1.5?
Dalam konvensi penamaan untuk silsilah SARS-CoV-2, awalan "X" menunjukkan silsilah yang muncul melalui rekombinasi (penggabungan) genetik antara dua atau lebih subvarian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Silsilah XBB muncul setelah koinfeksi (infeksi bersamaan) alamiah inang manusia dengan dua subvarian Omicron, yaitu BA.2.10.1 dan BA.2.75. Itu pertama kali diidentifikasi oleh otoritas kesehatan masyarakat di India pada musim panas 2022. XBB.1.5 adalah keturunan langsung, atau lebih tepatnya, "cucu kelima" dari subvarian XBB asli.
Apa perbedaan XBB.1.5 dengan Omicron?
XBB.1.5 adalah salah satu dari banyak subvarian Omicron yang diwaspadai, yang muncul di kancah pandemi global sejak awal gelombang Omicron pertama pada November 2021. Berbeda dengan turunan lain dari varian Omicron asli (dikenal sebagai B.1.1.529), XBB.1.5 adalah subvarian mosaik yang akarnya bisa ditelusuri ke dua garis keturunan subvarian Omicron.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di antara subvarian Omicron SARS-CoV-2 hingga kini, XBB.1.5 bisa dibilang paling kaya secara genetik dan paling menular.
Di mana XBB.1.5 banyak menyebar?
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), XBB.1.5 beredar di setidaknya 38 negara, dengan prevalensi tertinggi di Amerika Serikat, yang menyumbang sekitar 43% kasus COVID-19 secara nasional. Di AS, terdapat variasi geografis yang luas dalam proporsi kasus yang disebabkan oleh XBB.1.5, mulai dari 7% di Midwest hingga lebih dari 70% di New England.
XBB.1.5 juga telah dilaporkan secara resmi oleh lembaga pemerintah di Australia, Kanada, Uni Eropa, Jepang, Kuwait, Rusia, Singapura, Afrika Selatan, dan Inggris Raya. Data pengawasan real-time mengungkapkan bahwa XBB.1.5 menyebar dengan cepat ke seluruh dunia dan kemungkinan akan menjadi subvarian dominan berikutnya.
XBB.1.5 juga telah dideteksi dalam sistem air limbah kota di Amerika Serikat, Eropa dan tempat lainnya.
Seberapa besar kemungkinan XBB.1.5 menyebabkan penyakit serius?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!