Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Vaksinasi 'Booster' Kedua Penting bagi Kelompok Rentan

📅 Senin, 30 Jan 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Vaksinasi 'Booster' Kedua Penting bagi Kelompok Rentan Doc: Sumber: Covid19.go.id

JAKARTA - Vaksinasi booster kedua sangat penting bagi kelompok rentan seperti lansia dan penderita penyakit penyerta atau komorbid. Vaksin dosis keempat ini bermanfaat untuk memberikan perlindungan dari risiko gejala berat dan risiko rawat inap bagi masyarakat yang terjangkit Covid-19.

"Vaksinasi booster kedua penting bagi kelompok rentan, misalkan mereka yang memiliki komorbid penyakit jantung," kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Rio Probo Kaneko, ketika dihubungi dari Jakarta, Minggu (29/1).

Seperti dikutip dari Antara, dokter yang praktik di RSUD Prof. Dr Margono Soekarjo Purwokerto, Jawa Tengah, itu menambahkan vaksinasi dosis penguat atau booster kedua bermanfaat untuk memberikan perlindungan dari risiko gejala berat dan risiko rawat inap bagi masyarakat yang telah divaksin.

Penderita komorbid seperti penyakit jantung akan lebih berisiko jika terinfeksi Covid-19. "Penderita penyakit jantung, misalnya, jika terinfeksi Covid-19 dikhawatirkan akan mengalami komplikasi yang berat sehingga vaksinasi booster diperlukan untuk meningkatkan proteksi atau perlindungan," katanya.

Dokter Rio menambahkan, masyarakat dengan penyakit penyerta perlu memastikan kondisinya stabil dan komorbidnya terkendali sebelum menjalani vaksinasi booster Covid-19.

Pada pasien penyakit jantung, vaksin booster dapat diberikan dengan memperhatikan beberapa kondisi. Penderita penyakit jantung dengan serangan jantung akut harus diobati dahulu sampai dinyatakan pulih dan stabil.

"Vaksinasi dapat dilakukan setelah dua hingga empat minggu dari serangan akut tersebut," katanya.

Kondisi Stabil

Kemudian, penderita penyakit jantung yang dilakukan pemasangan ring jantung, operasi jantung atau pemasangan alat pacu jantung, vaksinasi dapat dilakukan setelah satu hingga dua minggu dari tindakan, dan pasien dalam kondisi stabil.

"Pasien jantung dengan hipertensi dapat dilakukan vaksinasi bila tensi di bawah 180/100 mmHg, tidak ada keluhan dan stabil," katanya.

Kriteria kondisi stabil, tambah dokter Rio, tidak ada keluhan sesak napas, nyeri dada, mudah lelah, berdebar, kaki bengkak, serta penurunan kesadaran.

Dokter Rio mengatakan masyarakat perlu mendukung program vaksinasi dosis penguat atau booster kedua bagi masyarakat umum.

Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, mengatakan pemerintah sedang mempersiapkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada kelompok anak berusia enam bulan sampai di bawah enam tahun, yang diperkirakan dapat dilakukan mulai triwulan kedua 2023 karena perlu koordinasi dengan penyedia vaksin.

"Kita tahu, vaksin yang baru dapat EUA (Emergency Use Authorization atau Izin Penggunaan Darurat) untuk anak enam bulan hingga kurang dari enam tahun (vaksin buatan) Pfizer, sehingga masih butuh persiapan kapan mereka (produsen) kirimkan vaksinnya ke Indonesia," kata Nadia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.