Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Ukraina: Dukungan Pertahanan Makin Besar Akan Membuat Perang Makin Cepat Selesai

📅 Kamis, 26 Jan 2023, 21:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Ukraina: Dukungan Pertahanan Makin Besar Akan Membuat Perang Makin Cepat Selesai Doc: Antara/Xinhua/Liu Jie
Ket. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 21 Desember 2022.

Istanbul, - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa peningkatan dukungan pertahanan untukKiev akan memastikan perang dengan Rusia berakhir dengan cepat.

"Semakin banyak dukungan pertahanan yang diterima pahlawan kita, semakin cepat agresi Rusia akan berakhir dan jaminan keamanan untuk Ukraina serta semua mitra kita semakin dapat diandalkan setelah perang," ucap Zelenskyymelalui video, Rabu (25/1).

Zelenskyy mengatakan bahwa ia berbicara dengan Sekjen Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg siang harinya. Presiden Ukraina itu menyebutkan permintaannya soal bantuan lebih lanjut dalam bentuk rudal jarak jauh, artileri, dan pesawat.

"Kami harus membuka pasokan rudal jarak jauh ke Ukraina, penting bagi kami untuk memperluas kerja sama dalam artileri, kami harus mendapatkan pasokan pesawat ke Ukraina. Ini adalah mimpi. Tugas penting untuk kita semua," kata Zelenskyy.

Zelenskyy juga berkomentar tentang keputusan Jerman dan Amerika Serikat untuk masing-masing menyediakan tank Leopard 2 dan Abrams ke Ukraina.

Ia berterima kasih kepada kedua negara dan aliansi lainnya atas "kesediaan mereka untuk memberi kami tank modern dan sangat dibutuhkan".

"Semua ini membuktikan fakta paling penting di dunia saat ini --bahwa kebebasan hanya akan semakin kuat," ujarnya.

"Dan cara kita semua bekerja sama memperkuat kebebasan untuk mempertahankan Ukraina dan Eropa, adalah pencapaian bersejarah dari para pemimpin yang bekerja sekarang," katanya, menambahkan.

Sebelumnya, Jerman menyetujui pengiriman 14 tank tempur utama Leopard 2A6, dan mengumumkan akan mengizinkan negara-negara lain yang sudah memiliki tank untuk mengirimnya kendaraan militer itu ke Ukraina.

Kementerian Pertahanan Jerman kemudian mengumumkan bahwa pihaknya dalam beberapa hari akan mulai melatih pasukan Ukraina menggunakan Leopard.

Secara terpisah, Presiden Amerika Serikat Joe Biden resmi mengumumkan keputusannya untuk mengirimkan 31 tank Abrams sebagai tanggapan atas permohonan dari Kiev.

Bidenmenyebutkan bahwa persenjataan tersebut akan "meningkatkan" kapasitas "Ukraina untuk mempertahankan wilayahnya dan mencapai tujuan strategisnya."

Saat menanggapi permintaan Zelenskyy untuk rudal jarak jauh, politisi sayap kanan Prancis Florian Philippotdi Twitter menyebut pemimpin Ukraina tersebut sebagai "orang gila" .

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

34 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.