Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pasar Wisata Potensial, Wagub Bali Usulkan Penerbangan Langsung Dari 20 Kota di China

📅 Rabu, 25 Jan 2023, 15:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasar Wisata Potensial, Wagub Bali Usulkan Penerbangan Langsung Dari 20 Kota di China Doc: Antara
Ket. Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati saat menyampaikan usulan penambahan penerbangan langsung China secara daring di Denpasar, Rabu (25/1/2023).

Denpasar - Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati mengusulkan tambahan penerbangan langsung secara bertahap terutama dari 20 kota di China.

"Kami sangat berharap penerbangan langsung dari 20 kota di China dengan 15 maskapai bisa dikembalikan sebagaimana situasi normal sebelum pandemi," kata dia di Denpasar, Rabu (25/1).

Wagub Bali yang akrab disapa Cok Ace itu menyampaikan usulannya kepada Menparekraf Sandiaga Uno, karena menurutnya hal ini penting mengingat China adalah negara potensial pemasok wisman ke Bali.

Usulan ini juga muncul sebagai tindak lanjut dari mulainya wisatawan Tiongkok ke Bali, sehingga diharapkan ada penambahan jumlah penerbangan langsung meliputi jumlah kota sebagai titik keberangkatan dan maskapai yang melayani.

Sebelum itu, orang nomor dua di Pemprov Bali tersebut menyampaikan apresiasinya kepada jajaran Kemenparekraf yang berusaha dalam mendatangkan wisatawan mancanegara asal Tiongkok ke Bali.

Saat menyambut kedatangan wisman Tiongkok dari penerbangan carter pada Minggu (22/1) lalu, Cok Ace sangat merasakan kegembiraan dan antusiasme mereka.

"Kami menyaksikan hal yang luar biasa, suasananya sangat berbeda jika dibandingkan saat kami melepas wisman China terakhir pada 5 Februari 2020 yang menandai penutupan akses masuk karena situasi pandemi kala itu," tutur Wagub Bali.

Ia melihat, besarnya kecintaan wisman China dengan Bali karena adanya kedekatan secara historis, seperti peninggalan-peninggalan yang menunjukkan akulturasi budaya Bali-Tiongkok.

"Selain itu, faktor alam juga mendorong wisman China memilih Bali sebagai objek wisata favorit. Negara mereka begitu luas, jadi untuk mencari laut sangat jauh, karena itu mereka sangat antusias berwisata ke Bali," tambahnya.



Menanggapi permintaan tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyampaikan bahwa harapan Pemprov Bali akan menjadi perhatian pihaknya.

Saat ini pihaknya sedang menggarap tiga kota potensial yaitu Beijing, Shanghao, dan Guangzhou, sementara terkait jumlah penerbangan, Kemenparekraf akan melakukan pendekatan ke maskapai di Indonesia dan China.

"China digarap serius karena merupakan salah satu pasar potensial pendongkrak jumlah kunjungan wisman ke Indonesia," kata dia.

Sandiaga menargetkan kedatangan sebanyak 255.300 wisman China pada 2023, dan tidak hanya Bali, harapannya wisman tersebut juga mengunjungi destinasi lain di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.