Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ducati hadapi tantangan terbesar MotoGP 2023

📅 Senin, 23 Jan 2023, 23:20 WIB | Oleh:
Ducati hadapi tantangan terbesar MotoGP 2023 Doc: ANTARA/REUTERS/Pablo Morano
Ket. Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia merayakan keberhasilannya merebut gelar juara dunia MotoGP 2022 seusai balapan seri penutup GP Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Minggu (6/11/2022).

Jakarta - Pebalap tim Ducati Francesco Bagnaia akan mengenakan nomor satu pada tunggangannya musim ini dan menghadapi tantangan terbesarnya pada MotoGP 2023, yaitu mempertahankan gelar juara dunia.

Sang pebalap Italia meraih gelar juara dunia pertamanya di kelas premier untuk mempersembahkan trofi kepada Ducati, mengikuti jejak Casey Stoner pada 2007 silam.

"Sudah terlalu lama sejak terakhir kali kita melihat angka satu di MotoGP. Saya selalu mengagumi pebalap yang membalap dengan nomor satu," kata Bagnaia dalam presentasi tim Ducati Lenovo yang disiarkan langsung, Senin.

"Ini merepresentasikan identitas Anda sebagai seorang juara dunia."

Memenangi titel MotoGP merupakan tugas yang sangat besar dan statistik menunjukkan bahwa tak banyak pebalap yang mampu mempertahankan gelar juara dunianya pada musim berikutnya.



"Ini adalah tantangan yang sangat berat, begitu pula menurut statistik," kata general manager Ducati Corse Gigi Dall'Igna.

"Sedikit pebalap yang mampu mengulangi kesuksesannya pada musim berikutnya. Jadi ini akan menjadi tantangan yang sangat rumit, tapi kami menyukai tantangan dan kami senang mencoba untuk meraihnya.

Pernyataan bos Ducati itu bukannya tanpa alasan, karena sejak era MotoGP yang dimulai pada 2002, tercatat hanya Valentino Rossi, yang merupakan mentor dari Bagnaia, dan Marc Marquez yang mampu mempertahankan gelar juara dunia yang ia raih pada musim berikutnya.

Bahkan seorang Stoner, yang memenangi gelar juara dunia keduanya bersama Honda pada 2011, gagal mengulangi kesuksesannya dalam dua tahun beruntun.

Sebelum era balap motor empat tak itu, nama-nama besar yang mampu mengulangi kesuksesan secara beruntun antara lain Mick Doohan, Wayne Rainey, Kenny Robert, Barry Sheene dan Giacomo Agostini.

Apabila Bagnaia mampu mengulangi kesuksesannya tahun lalu, ia akan menjadi pebalap pertama di era MotoGP yang mempertahankan gelar juara dunianya sembari mengenakan nomor satu di tunggangannya.

"Ini tidak akan mudah karena saya akan menghadapi kompetisi yang lebih tangguh dari tahun lalu, dengan begitu banyak rival yang siap untuk bertarung merebut gelar juara dunia.



"Namun saya tahu saya memiliki motor terbaik dan tim ini ingin hasil yang baik lagi pada 2023."

Salah satu yang menjadi rival utama Bagnaia adalah rekan satu timnya sendiri, yaitu Enea Bastianini, yang pada musim lalu tampil beringas bersama tim Gresini, dan tak jarang memberi tekanan kepada kompatriot senegaranya itu di lintasan.

Finis peringkat tiga klasemen pebalap, Bastianini telah memikat pabrikan Borgo Panigale dan dipromosikan ke tim utama.

Kompetisi tahun ini juga akan lebih menguras mental dan fisik para pebalap dan tim karena penyelenggara akan menggelar sprint race pada setiap Sabtu sebelum balapan utama pada hari berikutnya sehingga akan ada 42 balapan dalam satu musim. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.