Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dapat Cuan dari Ikan Dingkis di Tahun Baru Imlek

📅 Minggu, 22 Jan 2023, 07:59 WIB | Oleh: Tim Penulis

Usai doa selamat, mulailah nelayan turun berjaga di kelong-kelong yang telah terpasang jaring. Sedari subuh hingga esok hari mereka terus berjaga. Sebab musim dingkisjuga rentan pencurian ikan.

Panas, hujan, dingin malam dirasakan di atas kapal pancung yang ukurannya tidak lebih besar dari badan para nelayan itu. Tapi semua itu tak menjadi soal demi mendapatkan si ikan dingkis, makanan primadona saat Imlek.

Tak jarang nelayan sudah berjaga selepas magrib. Lalu, esok harinya tidak ada ikan yang terjaring. Namun sekalinya terjaring, bisa sampai berkilo-kilogram.

Demi memastikan adanya ikan, terkadang nelayan harus menyelam untuk melihat langsung keadaan jaring yang dilepas. Begitu diketahui ikan telah banyak, barulah jaring diangkat kemudian dipanen.

Dijual ke Singapura

Sembari memilah ikan dingkis, satu kapal pancung mendekat untuk menanyakan hasil dari para nelayan.

"Ada kah?" ujar Yusri, orang yang mengumpulkan ikan dingkis untuk dijual lagi ke tengkulak, bertanya kepada Laili.

Yusri mengaku setiap hari berjalan mengelilingi kelong-kelong milik nelayan di Belakangpadang untuk mengumpulkan hasil tangkapan nelayan yang kemudian dia jual lagi ke tengkulak dengan harga yang berbeda.

Dia sudah belasan tahun menjalankan profesi ini, dan sudah merasakan manisnya hasil dari penjualan dingkis, meski tahun ini harga ikan dingkis mengalami penurunan.

"Bisa ditabung untuk setahun lah,uangnya," kata dia, seraya tertawa.

Berkah ikan dingkis itu juga dirasakan tengkulak besar di wilayah Belakangpadang, Riyal yang setiap hari menjual ikan dingkis yang sudah dikumpulkan dari nelayan-nelayan ke Singapura. Sampai saat ini, Riyal sudah mengirimkan 20 ton ikan dingkis ke Singapura.

Meski harga sedang turun, dia masih tetap optimistis menjelang hari perayaan Imlek harganya bisa naik, karena penjualan ikan dingkis akan berakhir setelah perayaan Imlek.


Miliaran Rupiah

Meskipun tidak ada yang akurat karena hanya bersifat musiman di saat Imlek, perputaran uang dari hasil penjualan ikan dingkis ini diyakini mencapai miliaran Rupiah.

Camat Belakangpadang Yudi Atmadjimengakui bahwa mengaku tidak memiliki data yang akurat, hanya saja dia juga yakin bahwa ada miliaran rupiah yang bisa di dapatkan oleh nelayan yang mencari ikan dingkis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.