Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jalur Selatan di Garut Kembali Normal usai Terdampak Longsor

📅 Minggu, 09 Nov 2025, 12:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jalur Selatan di Garut Kembali Normal usai Terdampak Longsor Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah petugas menurunkan alat berat untuk mempercepat proses membersihkan material longsoran tanah yang menutup badan Jalan Raya Singajaya-Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (8/11/2025).

GARUT – Jalur selatan Banjarwangi-Cikajang di Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali normal dan bisa dilintasi kendaraan bermotor dari dua arah yang sebelumnya sempat tertutup material tanah longsor dampak hujan mengguyur wilayah itu.

"Untuk jalur Cikajang-Banjarwangi malam tadi sudah dilakukan pembersihan dan malam tadi juga lancar," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Minggu (09/11).

Ia menuturkan hujan deras yang berlangsung sejak beberapa hari yang lalu menyebabkan bencana tanah longsor dan pohon tumbang di sejumlah ruas jalan.

Kejadian itu, kata dia, seringkali menutup badan jalan yang akhirnya menghambat arus lalu lintas kendaraan, di antaranya daerah yang rawan bencana di wilayah selatan Garut, seperti Banjarwangi.

"Jalur selatan rawan terjadi bencana tanah longsor, makanya kami dan jajaran lainnya siap siaga untuk mengatasi jalur yang terdampak longsor," katanya.

Kepala Polsek Banjarwangi Ipda Ipar Suparlan menambahkan jalur tersebut merupakan daerah rawan bencana tanah longsor karena terdapat tebing dan jurang.

Selama musim hujan saat ini, kata dia, sudah beberapa kali terjadi bencana tanah longsor yang menimpa badan jalan raya Banjarwangi-Cikajang yang mengganggu arus kendaraan bermotor.

"Material tanah dan bebatuan menutup sebagian badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas kendaraan yang melintas di jalur utama," katanya.

Ia menyampaikan jajaran Polsek Banjarwangi setelah mendapatkan informasi longsor langsung berkoordinasi dengan dinas terkait dibantu masyarakat untuk membersihkan material longsoran tanah.

"Kita turunkan alat berat untuk mempercepat pembersihan agar arus lalu lintas kembali normal," katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan menghindari jalur yang menjadi daerah rawan bencana tanah longsor saat musim hujan.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama di wilayah rawan longsor saat hujan deras turun," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

41 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.