Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Farmasi UI dan BRIN Jadikan Biota Laut Sebagai Bahan Baku Obat

📅 Kamis, 19 Jan 2023, 00:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Farmasi UI dan BRIN Jadikan Biota Laut Sebagai Bahan Baku Obat Doc: ANTARA/HO: Humas UI
Ket. Tim Fakultas Farmasi Universitas Indonesia bekerja sama dengan Pusat Riset Vaksin dan Obat, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan bahan baku obat dari biodiversitas bahan alam Indonesia.

Depok - Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FF UI) bekerja sama dengan Pusat Riset Vaksin dan Obat, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan bahan baku obat dari biodiversitas bahan alam Indonesia, termasuk biota laut.

Kolaborasi ini diresmikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama oleh Dekan FF UI, Prof Dr apt. Arry Yanuar, M.Si., dan Kepala Pusat Riset Vaksin dan Obat BRIN, Dr Masteria Yunovilsa Putra.

"Selama ini pemanfaatan bahan untuk obat masih banyak dari tanaman dan herbal. Kali ini, kami akan perluas sampai ke biota laut dan mengembangkan basis datanya," kata Dekan FF UI, Prof. Dr. apt. Arry Yanuar di UI Depok, Rabu.

Dalam beberapa waktu terakhir, FF UI dan BRIN melakukan riset pengembangan obat COVID-19 dari biota laut. "Dari riset tersebut, kami akan publikasikan dan uji coba lebih lanjut aktivitasnya. Kami berharap ada produk lain yang dihasilkan dan ke depannya dapat bersinergi dengan mitra industri," katanya.

Ia mengatakan FF UI dan BRIN akan melakukan investigasi senyawa bioaktif dari tanaman dan bahan laut dengan metode metabolomik untuk mengidentifikasi senyawa sekunder yang bisa dimanfaatkan dalam pembuatan obat. Senyawa tersebut kemudian dikelompokkan sesuai dengan prospek pengobatan penyakit tertentu, misalnya kanker, diabetes, dan sebagainya.

Kerja sama FF UI dan BRIN juga melingkupi pertukaran informasi dan keahlian dalam bidang biologi farmasi (studi metabolomik pemurnian, uji bioaktivitas, dan elusidasi struktur kimia).

Keduanya juga bekerja sama dalam peningkatan kompetensi periset, dosen, mahasiswa, dan pranata laboratorium, pemanfaatan sarana dan prasarana masing-masing pihak, penyusunan publikasi dan dokumen kekayaan intelektual hasil kegiatan bersama, pertukaran dan pemanfaatan data dan informasi, serta monitoring, evaluasi, dan pelaporan kegiatan.

"Ini adalah awalan yang bagus bagi kita. Ke depannya, tidak hanya untuk Pusat Kolaborasi Riset (PKR), kami berharap kita bisa mengembangkan produk-produk biologi. Saat ini, BRIN sedang mengembangkan vaksin tuberkulosis dan monoclonal antibody. Saya dengar UI juga sedang mengembangkan vaksin yang sama. Semoga kita bisa mengembangkan ini bersama-sama," kata Dr Masteria.

Penandatanganan kerja sama yang dilakukan di Gedung A Rumpun Ilmu Kesehatan, UI Kampus Depok ini juga dihadiri Ketua dan Tim Pusat Kolaborasi Riset Metabolomik Nasional FF UI, Prof Dr Abdul Mun'im, M.Si., Apt., Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan, Dr apt. Fadlina Chany Saputri, M.Si, ; Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum, Dr apt. Sutriyo, M.Si., Manajer Kerja Sama, Ventura dan Hubungan Alumni, apt. Rani Sauriasari, M.Med.Sci., Ph.D., Kepala Biro Humas dan KIP, Dra. Amelita Lusia, M.Si., serta jajaran dari BRIN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.