Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Bahas Agenda Prioritas di Keketuaan Asean

📅 Selasa, 17 Jan 2023, 07:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI Bahas Agenda Prioritas di Keketuaan Asean Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional, Edi Pambudi, mengatakan Indonesia akan fokus membahas agenda prioritas untuk penanganan krisis multidimensi yang diterjemahkan dalam 16 Priority Economic Deliverables (PED) dan 3 flagship events dalam Keketuaan Asean 2023.

"Koordinasi pilar ekonomi yang kita lakukan adalah untuk memastikan bahwa semua target capaian ini dapat tercapai pada masa Keketuaan Indonesia," ungkap Edi Pambudi secara virtual dalam Rapat Koordinasi terkait Pilar Ekonomi Asean 2023, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi di Jakarta, Senin (16/1).

Deputi Edi juga menekankan bahwa linimasa pencapaian target prioritas ekonomi untuk perlu disesuaikan, khususnya yang akan disampaikan kepada Kepala Negara dalam KTT ke-43 Asean yang direncanakan dilaksanakan pada September 2023.

Keseluruhan prioritas dan deliverables pada Keketuaan Asean 2023 tersebut diharapkan dapat mendukung Asean Outlook on Indo-Pacific (AOIP) yang merupakan inisiatif Indonesia dalam merespons dinamika kondisi ekonomi di kawasan Indo-Pasifik. AOIP memuat 4 area kerja sama, yakni konektivitas, maritim, pembangunan berkelanjutan, dan kerja sama ekonomi lain.

Komunikasi Intensif

Dalam kesempatan tersebut, Deputi Edi juga menyampaikan beberapa kunci yang perlu diperhatikan untuk menyukseskan Keketuaan Asean 2023 Indonesia, mulai dari komunikasi yang intensif dengan para stakeholders hingga menjaga kekompakan dengan saling mendukung dan membantu antar kementerian dan lembaga.

"Suksesnya Asean Chairmanship adalah kesuksesan kerja sama kita semua yang menangani dan diberikan tugas untuk ini. Mari kita ulangi kembali kesuksesan pada 2022 dan 2023," pungkas Deputi Edi.

Sesuai ketentuan Piagam Asean, penyelenggaraan KTT Asean telah diatur sebanyak dua kali dalam satu tahun. Dalam dua tahun terakhir yakni saat Keketuaan Brunei Darussalam (2021) dan Kamboja (2022), KTT Asean diselenggarakan secara back-to-back karena mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19.

Seiring dengan membaiknya kondisi Covid-19 di Indonesia maupun negara anggota Asean lainnya, Indonesia optimistis dapat kembali menyelenggarakan KTT Asean pada Mei dan September 2023.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.