Negara Berutang Besar Berpotensi Alami 'Debt Crisis'
📅 Selasa, 10 Jan 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Inflasi saat ini sudah turun lebih tajam dari ekspektasi. Supply chain disruption juga sudah dikelola dengan baik. Shipping cost turun drastis. Problem kebergantungan Eropa pada energi Russia diperkirakan tahun ini akan memiliki jalan keluar. Selain itu, sektor perbankan di negara-negara maju balance sheet-nya sehat. Tiongkok menghentikan lockdown," kata Wasiaturrahma.
Walaupun the Fed menaikkan suku bunga Fed Fund Rate (FFR) 75 basis point (bps) atau 0,75 persen, outlook ekonomi tahun ini katanya tidak buruk.
Pada kesempatan lain, Kepala Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia, Tata Mustasya, mengatakan hal yang harus dilakukan pemerintah adalah pertama melakukan spending atau pengeluaran untuk sektor ekonomi hijau, seperti pengembangan energi terbarukan, dan mengundang investasi hijau yang berdampak baik untuk lingkungan, termasuk mengembangkan ecotourism, pertanian organik, dan lain sebagainya.
"Jadi, ekonomi terstimulus dan tidak merusak lingkungan," ungkap Tata.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kedua, pemerintah harus konsisten memberikan insentif bagi sektor hijau dan usaha mikro dan kecil (UMK) dan memperluas disinsentif untuk sektor pencemar, seperti batu bara. Selain itu harus segera mengenakan tarif pajak karbon untuk pembangkut listrik tenaga uap (PLTU) batu bara.
Ketiga, pemerintah menerapkan windfall profit tax/pajak progresif untuk keuntungan batu bara yang luar biasa besar dengan harga yang berada di atas 300 dollar AS. Pajak tersebut dapat digunakan untuk spending pemerintah di sektor ramah lingkungan.
Dengan demikian, meskipun ada ancaman resesi global, Indonesia dapat mencapai tiga hal sekaligus, yaitu, ekonomi tetap tumbuh sehingga lapangan kerja tercipta, lingkungan terjaga, dan pemerataan ekonomi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!