5 Penyakit Langka yang Kembali Mewabah pada 2022, Waspada!
📅 Senin, 09 Jan 2023, 17:47 WIB | Oleh: Suliana3. Campak
Campak menyebar dengan cepat di antara anak-anak yang tidak divaksinasi dan menyebabkan 32 orang di antaranya di rawat di Ohio, AS. Setidaknya sudah ada 82 kasus campak yang dilaporkan di negara bagian AS itu.
Sejauh ini, hanya anak-anak yang tidak divaksinasi yang telah terinfeksi. Sayangnya, CDC mengatakan cakupan vaksin campak terus menurun sejak awal pandemi Covid-19, baik di AS, dan dunia.
Di Minnesota, AS, setidaknya 22 infeksi campak telah dicatat pada tahun 2022. Hal ini tentu merupakan kabar buruk mengingat sudah tiga tahun lamanya AS terbebas dari campak.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Karena campak adalah salah satu virus paling menular yang didapat manusia, bahkan penurunan kecil dalam tingkat cakupan imunisasi berarti ada ribuan anak lagi yang rentan terhadap penyakit," ujar Jennifer Heath, koordinator program imunisasi untuk Departemen Kesehatan Minnesota, pada bulan September 2022.
4. Mpox
Dunia juga dikejutkan dengan menyebarnya Mpox di dunia, dengan ribuan infeksi terdiagnosis di enam benua. Pasalnya, virus ini sebelumnya dilaporkan hanya menyebar di Afrika tengah dan barat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejak Mei 2022, lebih dari 83.500 kasus Mpox terdeteksi dan sedikitnya 25 orang meninggal di seluruh dunia.
5. Kolera
Untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, kolera menyebar di Haiti dengan sedikitnya 13.672 kasus dan 283 kematian tercatat sejak awal Oktober.
Berbicara kepada Insider, Sarah Braner melaporkan kemungkinan bahwa strain yang saat ini beredar mungkin merupakan keturunan dari salah satu yang dibawa ke negara itu lebih dari satu dekade lalu oleh pasukan PBB yang memberikan bantuan bencana gempa.
Kolera juga meningkat di Suriah, Malawi, dan lebih dari 25 negara lainnya sepanjang tahun 2022.
WHO mengatakan peningkatan global ini diproyeksi dipicu oleh lebih banyak banjir, konflik, migrasi, dan faktor lain yang membatasi akses ke air bersih.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!