Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masyarakat Diimbau Tetap Tenang Pascaerupsi Gunung Marapi

📅 Minggu, 08 Jan 2023, 07:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Diimbau Tetap Tenang Pascaerupsi Gunung Marapi Doc: ANTARA/HO-PVMBG.
Ket. Visual Erupsi Gunung Marapi.

Jakarta - Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mengimbau masyarakat agar tetap tenang pascaerupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat, yang terjadi pada Sabtu pukul 06.11 WIB.

"Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak panik, namun perlu tetap meningkatkan kesiapsiagaan," kata Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah dan Penanggulangan Bencana Kemenko PMK Sudirman dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Sudirman menambahkan bahwa masyarakat juga perlu tetap memantau informasi dan mengikuti rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah atau puncak.

Dia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan untuk mengantisipasi peningkatan status dan dampak erupsi.

"Seluruh instansi terkait agar terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam rangka mengantisipasi peningkatan status dandampak dari erupsi," kata Sudirman.

Jika dipandang perlu dan ada pertimbangan teknis dari instansi teknis, kata dia, pemerintah daerah dapat menetapkan status bencana.

Kemenko PMK juga berharap langkah antisipasi dapat dilakukan dengan lebih optimal mengingat kondisi Gunung Marapi yang jauh dari permukiman.

Sementara itu, PVMBG melaporkan adanya aktivitas erupsi pada Sabtu pukul 06.11 WIB berupa lontaran kolom abu setinggi 300 meter di Gunung Marapi, Provinsi Sumatera Barat.

"Terjadi erupsi eksplosif pada 7 Januari 2023pukul 06.11 WIB dengan tinggi kolom abu 300 meter di atas puncak," kata Koordinator Gunung Api PVMBG Oktory Prambada.

Oktory Prambada menjelaskan ancaman bahaya untuk saat ini berupa erupsi abu disertai lontaran material atau pasir yang berpotensi melanda wilayah dengan radius tiga kilometer dari pusat erupsi Kawah Verbeek.

Dia mengatakan bahwa erupsi ini diawali oleh peningkatan gempa vulkanik dalam pada25 Desember 2022 yang terekam sebanyak 13 kali dan terjadinya inflasi pada data tiltmeter stasiun puncak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.