Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Perlukan Cadangan Devisa Lebih Besar untuk Stabilkan Pasar

📅 Sabtu, 07 Jan 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
RI Perlukan Cadangan Devisa Lebih Besar untuk Stabilkan Pasar Doc: KORAN JAKARTA/ONES

JAKARTA - Pemerintah harus menekankan pentingnya mengurangi impor dan meningkatkan ekspor sebagai strategi kebijakan untuk memperkuat cadangan devisa agar ekonomi Indonesia semakin kuat dan meningkat dalam menghadapi ketidakpastian global. Bila tidak rajin impor, terutama untuk barang konsumsi pangan, cadangan devisa Indonesia dipastikan akan jauh lebih besar dari yang ada sekarang.

Masalah besar ekonomi Tanah Air adalah tingginya utang dan rendahnya ekpsor barang dan jasa.

Dengan terbatasnya anggaran belanja yang ada, semestinya bisa digunakan untuk fokus men-suport industri-industri substitusi impor dan industri berorientasi ekspor. Hanya itu cara bagi Indonesia bisa tumbuh berkelanjutan.

Masalah-masalah ekonomi, seperti serapan lapangan kerja, middle income trap, dan utang akan dengan sendiri bertemu dengan jalan keluar kalau industri dalam negeri kuat menahan serbuan barang dari luar negeri dan sebaliknya barang dan jasa yang dihasilkan di dalam negeri kompetitif di pasar ekspor.

Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2022 mencapai 137,2 miliar dollar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi pada akhir November 2022 sebesar 134 miliar dollar AS.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono, dalam keterangnnya di Jakarta, Jumat (6/1), mengungkapkan peningkatan posisi cadangan devisa pada Desember 2022 antara lain dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman pemerintah.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan enam bulan impor atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, bank sentral memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung proses pemulihan ekonomi nasional.

Jaga Trens Surplus

Ekonom Universitas Indonesia (UI), Teuku Riefky, menyampaikan bahwa pemerintah memang perlu meningkatkan cadangan devisa. Pentingnya cadangan devisa ini untuk mengintervensi nilai tukar rupiah jika tertekan.

Ada beberapa cara untuk meningkatkan cadangan devisa, salah satunya dengan tren surplus kita agar terus positif sehingga pemasukan devisa kita terus meningkat.

Namun, lanjut dia, problem sebetulnya adalah cadangan devisa itu seharusnya bukan menjadi target, sebab tujuan dari Bank Indonesia (BI) ialah bagaimana agar cadangan devisa itu bisa menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Sebetulnya, terang Riefky, cadangan devisa hanya instumen saja, bukan menjadi tujuan akhir. Sementara itu, bagaimana caranya meningkatkan cadangan devisa ialah dengan mendorong surplus neraca perdagangan, tetapi ini pun agak sulit karena di satu sisi cadangan devisa ini instumennya BI atau bank sentral, sedangkan neraca perdagangan ini lebih ke arah pemerintah, baik Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, dan semacamnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.