Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produk UMKM Lebak Masuk Layanan Pengadaan Elektronik

📅 Jumat, 06 Jan 2023, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produk UMKM Lebak Masuk Layanan Pengadaan Elektronik Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak Ihda Tipla Bayiza.

LEBAK - Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Ihda Tipla Bayiza, menyatakan seluruh produk industri kecil dan UMKM masuk e-katalog Layanan Pengadaansecara Elektronik (LPSE).

"Dengan masuknya produk-produk UMKM di e-katalog LPSE diharapkan tidak ada lagi menggunakan produk impor," kata Ihda di Lebak, Kamis (5/1). Pemerintah daerah berkomitmen untuk melindungi pelaku IKM/UMKM agar tumbuh dan berkembang sehingga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat.

Saat ini, produk-produk IKM/UMKM Lebak menjadi produk unggulan seperti aneka kerajinan bambu, kerajinan tangan, makanan, kuliner, dan gula aren. Selain itu, juga terdapat aneka kerajinan masyarakat tradisional Badui. Karena itu, produk-produk lokal tersebut masuk e-katalog LPSE, sehingga pemerintah dan masyarakat dapat menggunakan produk dalam negeri.

Manfaat penggunaan e-katalog LPSE nantinya masyarakat difokuskan untuk membeli produk-produk dalam negeri, terutama IKM/UMKM. Boleh membeli produk luar negeri, tetapi dengan catatan sudah tidak ada lagi produk buatan dalam negeri. Produk IKM/UMKM tahun ini masuk e-katalog LPSE guna mendukung cinta produk dalam negeri.

Karena itu, para pelaku usaha diminta segera mengurus pendaftaran e-katalog dengan cara datang ke Kantor Disperindag atau LPSE setempat. "Pendaftaran pelaku IKM/UMKM masuk onboarding e-katalog gratis," katanya. Ihda meneruskan para pelaku IKM/UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital secara online agar pemasarannya lebih luas.

Saat ini, jumlah IKM Kabupaten Lebak lebih dari 16 ribu. Sedang UMKM 56 ribu unit usaha dan sebagian besar sudah masuk ekosistem digitalisasi. Pemerintah daerah setiap tahun melaksanakan pelatihan pemasaran secara daring agar pelaku IKM/UMKM bisa meng-upload produk-produk ke marketplace.

Pemanfaatan pemasaran teknologi digital tentu dapat mendorong percepatan agar produk-produk UMKM lokal menyumbangkan ekonomi cukup besar bagi masyarakat. "Kita jangan sampai menjadi penonton di tengah masifnya perdagangan digital. Produk-produk IKM/ UMKM harus mengisi pasar secara daring," tandas Ihda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.