Dua Bulan Terakhir Cadangan Devisa Tergerus US$2 Miliar
📅 Selasa, 08 Nov 2022, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Cadangan devisa kita dari Agustus, September, Oktober memang terus menurun, tapi masih boleh dikatakan aman karena minimal masih mampu menjaga kinerja ekspor-impor untuk tiga bulan ke depan. Cadangan devisa dalam tataran makroekonomi berperan penting mengurangi fluktuasi nilai tukar dan mendorong tumbuh berkembangnya ekonomi suatu negara," kata Bambang.
Menyikapi ketidakpastian pasar keuangan global seperti sekarang ini, dia mengatakan bahwa dengan menyimpan cadangan devisa dalam mata uang yang tidak terhubung langsung dengan mata uang negara itu sendiri sebenarnya adalah sebuah solusi alternatif dalam menjaga stabilitas mata uang negara tersebut jika di kemudian hari terjadi market shock.
Dia pun berharap, penurunan cadangan devisa saat ini sudah dalam tren yang semakin lama semakin mengecil dari bulan ke bulan.
Sementara itu, Pengamat Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Teuku Riefky, mengatakan cadangan devisa RI masih tetap tinggi bahkan jauh lebih tinggi dari standar kecukupan internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Penurunan ini memang karena suplai dollar AS di dalam negeri terus menurun, karena BI menggunakan instrumen tersebut untuk stabilisasi nilai tukar rupiah," kata Riefky.
"Justru ini menunjukan bahwa BI masih memiliki instrumen yang cukup, cadangan devisa yang cukup untuk mengintervensi apabila terjadi gejolak di nilai tukar rupiah," tegas Riefky.
Dampak tekanan terhadap nilai tukar rupiah, tambahnya, masih akan sangat tinggi, sehingga perlu intervensi dari sisi cadangan devisa. Kendati demikian, dia berharap penurunan kurs rupiah tidak berlangsung lama agar tidak memengaruhi ekonomi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!