Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemimpin Jangan Anggap Era Disrupsi sebagai Hal Negatif

📅 Minggu, 07 Agu 2022, 20:28 WIB | Oleh:
Pemimpin Jangan Anggap Era Disrupsi sebagai Hal Negatif Doc: istimewa
Ket. Founding President di John Maxwell Leadership Foundation, Rob C. McCleland, dalam seminar “Preparing Christian Higher Education Leaders for a Disrupted World”, di Jakarta, Minggu (7/8).

JAKARTA - Founding President di John Maxwell Leadership Foundation, Rob C. McCleland, menilai, pemimpin jangan menganggap era disrupsi sebagai hal negatif. Menurutnya, era disrupsi harus disikapi dengan positif.

"Kata 'disrupt', mengguncang atau mengganggu, yang berkonotasi negatif, menjadi hal yang harus dihadapi dengan sikap positif berdasarkan ajaran Tuhan," ujarnya dalam seminar "Preparing Christian Higher Education Leaders for a Disrupted World", di Jakarta, Minggu (7/8).

Rob menceritakan, pengalamannya saat kondisi tertentu yang mendisrupsi dirinya. Pengalaman itu malah menjadikan diri seperti sekarang ini, bisa ikut melatih dan memotivasi calon pemimpin.

Dia mengatakan, sikap tersebut seyogyanya menjadi sikap para pemimpin Pendidikan Tinggi Kristen dengan tekad untuk maju dan bertumbuh bersama. Menurutnya, Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) harus ikut mempersiapkan pemimpin pendidikan tinggi Kristen agar benar-benar siap menghadapi dunia yang terguncang oleh berbagai persoalan.

"Mungkin tidak lagi memberi solusi, karena dirinya sendiri sudah menjadi bagian dari solusi permasalahan pendidikan dan kehidupan. Sebagai pemimpin yang memberi dampak baik dalam memberdayakan diri untuk memberdayakan orang lain," jelasnya.

Dia menambahkan, sebagai lembaga pendidikan tinggi, Ukrida memiliki nilai-nilai Loving, Enlightening, Advanced, Determined (LEAD) dalam menerapkan pengabdiannya dengan motto Lead To Impact. Nilai tersebut selaras dengan apa yang menjadi substansi dalam seminar tentang karakter kepemimpinan menghadapi era disrupsi.

"Menghadapi masalah dunia pendidikan tinggi secara bersama dalam kebersamaan. Disini karakter berperan penting karena harus menjadi teladan dalam mendidik dan mutlak diperlukan integritas yang tinggi," tandasnya.

Implementasi Kebijakan

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III Jakarta, Paristiyanti Nurwardani, memaparkan lima kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Kebijakan tersebut menjadi fokus dalam mengupayakan transformasi pendidikan dalam menghadapi disrupsi.

Lima kebijakan tersebut yaitu peningkatan kualitas dosen, peningkatan relevansi pendidikan tinggi dengan situasi saat ini, dan dan penyiapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Selain itu, pendanaan riset dan relevansi riset dengan pengabdian masyarakat.

"Kelima kebijakan tersebut membawa dampak yang luar biasa dalam rangka mengantisipasi era disruptif," katanya.

Dia menilai, Perguruan Tinggi Kristen memang merupakan identitas bagi masing-masing sesuai visi dan misi serta semboyannya. Tapi, dalam konteks kebersamaan, identitas pribadi tidak tampak lagi karena berkarya bersama, menguatkan kolaborasi melalui koordinasi.

"Walaupun demikian unsur kepemimpinan jelas sangat berperan penting, terutama pemimpin pendidikan tinggi yang dalam komunitas Kristen adalah berdasarkan ajaran yang diyakini," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Veda Ega Start  di Posisi K...
Daerah
Mahasiswa ITS Kembangkan Al...
Olahraga
Jojo Lolos ke Final Indones...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

Transjakarta Gelar ajang Lari di Jalur Koridor 13

06 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.