Mengejutkan! Punya Potensi Membunuh, Peneliti Malah Gunakan Bisa Ular untuk Selamatkan Nyawa Banyak Orang
📅 Kamis, 23 Jun 2022, 18:20 WIB | Oleh: Rizqa Fajria
Doc: bbc.co.uk
Ular, terutama pada jenis yang berbisa, adalah salah satu jenis hewan yang paling mematikan di dunia. Bisa atau racun yang dimiliki ular dapat membunuh manusia dalam hitungan jam bahkan menit, karena di dalamnya terdapat kandungan yang dapat membekukan darah dan menyebabkan henti jantung mendadak.
Ular tentu menjadi hewan yang sangat ditakuti banyak orang. Siapa sangka, jika racun yang diklaim mematikan ini ternyata dapat menjadi anugerah yang mampu menyelamatkan banyak orang, di tangan ilmuwan ini.
Mereka adalah tim ilmuwan dari Institut Bio-engineering dan Teknologi Nano Australia di University of Queensland. Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Advaced Healthcare Materials.
Amanda Kijas dan tim mencoba mengembangkan gel racun yang berasal dari dua protein racun ular. Seperti yang kita ketahui, racun yang dimiliki ular sangatlah ampuh dalam membekukan darah.
Jika dalam suhu ruang, racun ini bentuknya cair seperti gel biasa. Apabila diletakkan di suhu tubuh, maka racunnya akan mengeras dan membeku.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ini yang membuat Kijas dan tim akhirnya mengembangkan gel bisa ular yang dimanfaatkan sebagai obat penutup luka yang dapat menghentikan pendarahan.
Dalam penelitiannya, Kijas menulis bahwa ada 40 persen kematian yang diakibatkan oleh pendarahan yang tidak terkontrol. Jumlah ini bahkan melonjak sangat drastis pada tentara yang mengalami pendarahan serius di zona pertempuran.
Ia menyebut, bisa ular adalah sebuah mekanisme alam yang canggih. Meski terkenal dengan sifatnya yang mematikan, tidak menutup kemungkinan racun ini dapat menyelamatkan banyak orang dari kematian akibat pendarahan yang tidak terkendali.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penelitian dilakukan pada 5 kali uji coba yang menghasilkan kesimpulan bahwa gel racun dapat menghentikan pendarahan 3 kali lebih cepat dari proses alami tubuh.
Bahkan, pengobatan ini ampuh diterapkan pada penderita hemofilia, yang jika terjadi pendarahan maka akan sulit membeku karena kelainan bawaan.
Berkat penemuan dan keberhasilan hebat ini, gel racun hasil buatan Kijas dan tim sedang menjalani fase pengujian pra-klinis yang akan ditingkatkan untuk penggunaan komersial.
Ia berharap, gel ini dapat berguna untuk mempercepat proses penyembuhan luka yang diperlukan untuk membekukan dan mengurangi aliran darah yang terbuang. Hal tersebut berfungsi untuk meningkatkan kapasitas tubuh dalam menyembuhkan luka besar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!