Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinkes Banten Minta Waspadai Hepatitis Misterius

📅 Jumat, 06 Mei 2022, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinkes Banten Minta Waspadai Hepatitis Misterius Doc: ANTARA/Mulyana
Ket. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti

SERANG - Warga diminta waspada penyakit hepatitis misterius yang menyerang anak-anak di Eropa, Amerika, dan Asia sejak 15 April 2022. Permintaan ini dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dr Ati Pudji Hastuti, di Serang, Kamis (5/5).

Dia mengatakan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus Hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya (Acute Hepatitis of Unknown Etiology) itu.
"Meskipun untuk Banten sendiri belum ditemukan kasus tersebut, kami minta warga tetap waspada," kata Ati.

Menurutnya, gejala yang ditemukan pada pasien-pasien biasanya mual, muntah, diare berat, demam, kuning, kejang, dan penurunan kesadaran. "Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tetap tenang," pinta Ati.

Lakukan tindakan pencegahan seperti mencuci tangan, memastikan makanan dalam keadaan matang dan bersih. Jangan bergantian alat makan. Hindari kontak dengan orang sakit serta tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Perhatikan kondisi anak-anak. Jika anak-anak memiliki gejala kuning, sakit perut, muntah-muntah, diare mendadak, atau buang air kecil berwarna teh tua. Kemudian juga buang air besar berwarna pucat, kejang, dan ada penurunan kesadaran. Jika anak-anak mengalami demikian, orang tua harus segera memeriksakan ke fasilitas layanan kesehatan terdekat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jakarta Fair 2026 Tebar Hadiah Undian Fantastis: 2 Unit Mobil dan 24 Motor Siap Dibagikan

Jakarta Fair 2026 Tebar Hadiah Undian Fantastis: 2 Unit Mobil dan 24 Motor Siap Dibagikan

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.