Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Heboh! Dugaan Wakil Ketuanya Dapat Tiket MotoGP Sebagai Gratifikasi, Pimpinan KPK Akhirnya Buka Suara

📅 Kamis, 14 Apr 2022, 16:50 WIB | Oleh:
Heboh! Dugaan Wakil Ketuanya Dapat Tiket MotoGP Sebagai Gratifikasi, Pimpinan KPK Akhirnya Buka Suara Doc: Istimewa

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata akhirnya berbicara perihal keterlibatan teman sejawatnya Lili Pintauli yang telah menerima fasilitas untuk menonton MotoGP Mandalika. Dalam dugaan kasus gratifikasi Lili itu telah dilaporkan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

"Gratifikasi itu pelaporan yang dilakukan secara sukarela, yang tahu apakah orang itu menerima gratifikasi atau tidak ya yang bersangkutan," ujar Alex di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Kamis (13/4).

Kemudian, Alex membenarkan perihal ketidaktahuan soal dugaan Lili mendapat tiket nonton MotoGP Mandalika. Dirinya pun menyerahkan kepada Lili untuk melakukan klarifikasi.

"Saya kan enggak tahu, biarlah itu nanti yang melakukan klarifikasi yang bersangkutan sendiri," katanya.

Beberapa pihak mendorong Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mundur dari jabatannya. Hal tersebut dikarenakan, Lili kembali dilaporkan ke Dewas setelah diduga menerima sejumlah fasilitas menonton MotoGP Mandalika.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman menyebutkan jalan pengunduran diri Lili untuk kebaikan lembaga antirasuah lantaran bukan kali ini saja Lili melanggar kode etik KPK.

"Untuk itu demi kebaikan KPK maka sudah semestinya Lili Pintauli Siregar mengundurkan diri. Kami berpandangan Lili telah membebani KPK dan sudah tidak berguna bagi KPK," kata Boyamin dalam keterangan persnya, Rabu (13/4).

Dari catatan Boyamin, Lili juga masih jadi 'pasien' Dewas terkait dugaan pembohongan publik.

Belakangan, Lili juga telah dijatuhi sanksi terkait penyalahgunaan pengaruh sebagai pimpinan KPK untuk kepentingan pribadi dan berhubungan langsung dengan pihak berperkara yakni Wali Kota Tanjungbalai, M. Syahrial.

"Jadi ini mestinya sudah menjadi kartu kuning kedua dan ketiga yang sebelumnya telah mendapat kartu kuning pertama berupa putusan bersalah melanggar kode etik berhubungan dengan Walikota Tanjung Balai," ujarnya.

KPK menyampaikan proses pemeriksaan Lili Pintauli Siregar oleh Dewas KPK terkait dugaan penerimaan fasilitas untuk menyaksikan MotoGP Mandalika.

"KPK menyerahkan sepenuhnya kepada Dewas KPK atas proses tindak lanjut pengaduan ini," ujar Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, disampaikan kepada wartawan, Rabu (13/4).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Catat Sektor Industri Mainan Indonesia Serap 15.663 Naker
    Pencapaian surplus ekspor industri mainan nasional yang tembus ...
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
Ekonomi
Imbas Harga Kedelai Naik, M...

Setu Babakan Mulai Ditata, Banyak UMKM Harus Dipindahkan

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Setu Babakan Mulai Ditata, ...
Olahraga
Para Pemain Timnas Indonesi...
Advertisement
Kacau, Malaysia dan Vietnam Melontarkan  Rencana Pembunuhan atas Keluarga Justin Hubner

Kacau, Malaysia dan Vietnam Melontarkan  Rencana Pembunuhan atas Keluarga Justin Hubner

06 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.