Gempar! Ini 5 Pasukan Elite TNI Yang Paling Mematikan dan Disegani di Dunia
📅 Selasa, 30 Nov 2021, 10:05 WIB | Oleh: Sindi B Natalia PanjaitanKopaska memiliki tugas untuk menyerang kapal dan pangkalan musuh untuk menghancurkan instalasi bawah air penyiapan perebutan pantai dan operasi pendaratan berkekuatan amfibi. Kopaskan akan melakukan peledakan/demolisi di bawah air termasuk sabotase/penyerangan rahasia kekapal lawan dan sabotase pangkalan musuh, torpedo berjiwa (kamikaze), penghancuran instalasi bawah air, pengintaian, mempersiapkan pantai pendaratan untuk operasi amfibi yang lebih besar serta antiteror di laut/maritime counter terorism.
Semboyan dari korps ini adalah "Tan Hana Wighna Tan Sirna" yang berarti "tak ada rintangan yang tak dapat diatasi".
Dilaporkan, kini Kopaska terbagi menjadi tiga Komando yakni, Satuan Komando Pasukan Katak Armada I di Pondok Dayung, Jakarta Utara; Satuan Komando Pasukan Katak Armada II di Surabaya; dan Satuan Komando Pasukan Katak Armada III di Sorong.
5. Paskhas Korps
Sebaiknya Anda baca juga:
Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (Paskhas TNI AU) yang dikenal dengan sebutan Baret Jingga merupakan pasukan khusus yang dimiliki TNI AU. Paskhas merupakan satuan tempur darat berkemampuan tiga matra, yaitu udara, laut, darat.
Paskhas TNI diwajibkan minimal memiliki kualifikasi para-komando (Parako) untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional, kemudian ditambahkan kemampuan khusus kematraudaraan sesuai dengan spesialisasinya.
Ciri khas pasukan Paskhas adalah POperasi Pembentukan dan Pengoperasian Pangkalan Udara Depan (OP3UD) yaitu merebut dan mempertahankan pangkalan dan untuk selanjutnya menyiapkan pendaratan pesawat dan penerjunan pasukan kawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, Korpaskhas sebagai pasukan matra udara juga bertugas untuk membina kekuatan dan kemampuan satuan Paskhas dan siap dalam melaksanakan perebutan sasaran dan pertahanan objek strategis Angkatan Udara, pertahanan udara, operasi khusus dan khas matra udara dalam operasi militer atas kebijakan Panglima TNI.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!