Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Tidak Ada Korban, Penduduk Pantai Teluk AS Pergi dari Badai Ida yang Sangat Berbahaya

📅 Minggu, 29 Agu 2021, 13:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Ada Korban, Penduduk Pantai Teluk AS Pergi dari Badai Ida yang Sangat Berbahaya Doc: ANTARA/HO
Ket. Ilustrasi Citra satelit badai.

Washington - Badai Ida pada Sabtu (28/8) mengganas di atas perairan Teluk Meksiko yang hangat, mendorong puluhan ribu orang mengungsi dari daerah pesisir, sementara Presiden Joe Biden menjanjikan bantuan untuk membantu negara-negara bagian agar segera pulih setelah badai berlalu.

Para peramal cuaca mengatakan Badai Idabisa melanda AS pada Minggu sebagai badai Kategori 4 yang "sangat berbahaya" pada skala lima langkah Saffir-Simpson, menghasilkan angin dengan kecepatan 140 mil per jam (225 kph), hujan lebat dan gelombang pasang yang dapat menenggelamkan sebagian besar garis pantai Louisiana sedalam beberapa kaki.

Pada Sabtu sore Ida berada sekitar 240 mil (386 km) tenggara muara Sungai Mississippi, membawa angin berkecepatan 105 mil per jam (169 kilometer per jam) dan mengarah ke pantai Louisiana, kata Pusat Badai Nasional.

"Kami khawatir tentang perkembangan letupan sesaat sebelum mendarat," kata Jim Foerster, kepala meteorologi di DTN, yang memberikan saran cuaca kepada perusahaan minyak dan transportasi.

Banjir dari gelombang badai Ida - air yang tinggi didorong oleh angin badai - bisa mencapai antara 3 dan 4,5 meter di sekitar muara Sungai Mississippi, dengan tingkat yang lebih rendah memanjang ke timur di sepanjang garis pantai yang berdekatan dari Mississippi dan Alabama, kata NHC.

Pejabat memerintahkan pengosongan dari dataran rendah dan daerah pesisir, yang memacetkan jalan raya dan menyebabkan beberapa pompa bensin kehabisan bahan bakar ketika penduduk dan wisatawan menyelamatkan diri dari pantai.

"Saya meninggalkan Fourchon tadi malam pukul 8 dan tempat itu adalah kota hantu," kata Andre LeBlanc, kapten olahraga memancing yang berbicara dari rumahnya di Lafayette, Louisiana. "Kami adalah yang terakhir keluar dari sana."

Diperkirakan listrik padam

Layanan umum sedang membawa kru dan peralatan tambahan untuk menangani listrik yang diperkirakan terputus. Ratusan ribu rumah bisa menjadi gelap karena badai Ida membawa angin kencang ke Louisiana dan sejauh sampai timur di Mobile, Alabama, kata Foerster dari DTN.

Biden pada Sabtu mengatakan 500 pekerja tanggap darurat federal berada di Texas dan Louisiana untuk menanggapi badai itu. Pekerja bantuan telah "berkoordinasi erat dengan utilitas listrik untuk memulihkan daya sesegera mungkin," kata Biden pada pengarahan dengan pejabat Badan Manajemen Darurat Federal.

Gubernur Louisiana John Bel Edwards, yang negara bagiannya sudah oleng akibat krisis kesehatan masyarakat yang berasal dari gelombang keempat pandemi COVID-19, mengatakan angin Ida akan kencang dan menyebar melintasi area 300 mil.

"Kami mengendalikan situasi yang sangat serius di tangan kami," kata Edwards pada satu pengarahan. "Ini akan menjadi salah satu badai terkuat yang melanda negara bagian Louisiana setidaknya sejak tahun 1850-an."

Negara bagian itu tidak berencana untuk mengevakuasi rumah sakit yang sekarang tertekan oleh masuknya pasien COVID-19, katanya. Ada lebih dari 3.400 infeksi baru yang dilaporkan pada Jumat, dan sekitar 2.700 orang dirawat di rumah sakit karena virus tersebut.

"Kami telah berbicara dengan rumah sakit untuk memastikan generator mereka berfungsi, bahwa mereka memiliki lebih banyak air daripada biasanya, memiliki APD," kata Edwards.

Pengurangan produksi minyak, bahan bakar

Perusahaan energi AS mengurangi produksi minyak lepas pantai sebesar 91% dan penyulingan bensin memotong operasi di pabrik Louisiana di jalur badai. Harga BBM regional naik untuk mengantisipasi kerugian produksi.

Phillips 66 menutup kilang Alliance di pantai Louisiana, dan PBF Energy Inc mengurangi pemrosesan Chalmette, Louisiana, kata orang yang mengetahui masalah tersebut.

Exxon Mobil Corp mengurangi produksi di kilang Baton Rouge, Louisiana, kata sumber yang tahu operasi pabrik.

Permintaan bensin di Louisiana naik 71% untuk pekan yang berakhir Jumat, kata Patrick DeHaan, kepala analisis minyak di perusahaan pelacak GasBuddy.

Ida, topan yang disebut kesembilan dan badai keempat musim badai Atlantik 2021, mungkin melebihi kekuatan Badai Laura, badai Kategori 4 terakhir yang menyerang Louisiana, pada saat badai itu melanda, kata para peramal cuaca.

Wilayah itu hancur pada Agustus 2005 oleh Badai Katrina, yang menewaskan lebih dari 1.800 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Filipina Panggil Dubes Tion...
Luar Negeri
Provinsi Alberta Gelar Refe...
Olahraga
Pemain Indonesia Saling Jeg...

PSG Incar Celah Pertahanan Barcelona

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
PSG Incar Celah Pertahanan ...

Lumayan, Transportasi Jakarta Terbaik Nomor 15

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lumayan, Transportasi Jakar...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.