Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Antre Beli Edisi Akhir 'Apple Daily'

📅 Jumat, 25 Jun 2021, 05:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Antre Beli Edisi Akhir 'Apple Daily' Doc: AFP/Daniel SUEN
Ket. Edisi Akhir l Seorang jurnalis memperlihatkan cetakan edisi akhir Apple Daily sebelum membagikannya secara gratis harian prodemokrasi itu pada para pendukung yang berkumpul di luar gedung kantor redaksi di Hong Kong pada Kamis (24/6) dini hari. Apple Daily memutuskan untuk menghentikan operasionalnya setelah para eksekutifnya ditangkap dan aset perusahaan dibekukan karena dianggap melanggar UU keamanan nasional yang baru diberlakukan.

HONG KONG - Warga Hong Kong pada Kamis (24/6) pagi antre agar bisa membeli koran Apple Daily edisi akhir walau kondisi cuaca sedang gerimis. Besarnya minat warga untuk membeli surat kabar itu membuat banyak lapak koran kehabisan satu-satunya harian yang amat vokal dalam menyuarakan dan mendukung gerakan prodemokrasi di Hong Kong itu dalam hitungan menit.

Dalam tulisan berita utamanya, Apple Daily menulis bahwa mereka adalah korban kekejaman tirani setelah eksekutif harian itu memutuskan untuk menghentikan operasionalnya setelah sejumlah petinggi perusahaan diciduk aparat keamanan atas tudingan pelanggaran undang-undang keamanan nasional yang baru diterapkan serta aset koran itu dibeekukan sehingga Apple Daily tak bisa menjalankan bisnisnya karena tak bisa membayar gaji para pegawainya.

Ditutupnya harian yang amat populer itu merupakan pukulan terkini terhadap kebebasan di Hong Kong sehingga menerbitkan pertanyaan apakah pusat keuangan internasional itu bisa tetap jadi pusat sumber media seiring dengan semakin tegasnya Tiongkok untuk memberangus kebebasan dan perbedaan pendapat.

Pada foto halaman depan harian itu menampilkan gambar jurnalis Apple Daily sedang melambaikan tangan kepada khalayak pendukungnya yang berdiri di luar gedung kantor redaksi.

"Apple Daily sudah mati," tulis wakil kepala redaksi, Chan Pui-man, yang ditangkap pekan lalu atas tuduhan pelanggaran keamanan nasional, pada surat perpisahan kepada para pembaca. "Kebebasan pers menjadi korban tirani," imbuh dia.

Ubah Citra

Tiongkok memberlakukan undang-undang keamanan nasional di Hong Kong tahun lalu setelah kota itu diguncang oleh serangkaian aksi protes prodemokrasi besar-besaran dan kerap disertai kekerasan.

Pemberangusan Apple Daily dipicu oleh tulisan artikel dan kolom yang diduga mendukung sanksi internasional terhadap Tiongkok dimana pandangan itu sekarang ini dianggap melanggar hukum yang berlaku.

Sementara itu pemilik Apple Daily yaitu Jimmy Lai, pemimpin redaksi Ryan Law, dan CEO Cheung Kim-hung, semuanya telah ditahan dan dikenai dakwaan berkolusi dengan pihak asing untuk mengganggu keamanan nasional Tiongkok.

Keputusan untuk membekukan aset Apple Daily menunjukkan betapa besarnya kekuatan yang sekarang dimiliki pihak berwenang di Hong Kong untuk mengejar perusahaan mana pun yang dianggap sebagai ancaman keamanan nasional.

Apple Daily didirikan pada 1995 dan pada awalnya dikenal sebagai tabloid gosip mengenai selebritas. Namun Lai kemudian mengubah citra harian itu dengan menjadikannya sebagai promotor nilai-nilai demokrasi dan mengatakan surat kabar itu harus menyinari ular, serangga, tikus dan semut, dalam kegelapan. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Polda Metro Jaya: Stok Bera...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.